Berita

Penangkapan Pedagang Aksesoris dari Organ Satwa Langka Diapresiasi

JUMAT, 22 APRIL 2016 | 10:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Organisasi Non Pemerintah Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group mengapresiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Polda Kalimantan Barat (Kalbar) yang menangkap pedagang assesoris yang terbuat dari organ satwa langka di Singkawang Kalimantan Barat, kemarin (21/4).

Penangkapan tersebut berkat informasi yang diberikan Scorpion. Scorpion adalah organisasi yang fokus melakukan pemantauan terhadap perdagangan satwa liar di Indonesia.

"Saat melakukan pemantauan rutin, tim kami menemukan toko souvenir di Singkawang yang menjual assesoris dari organ satwa langka. Temuan ini kemudian kami laporkan kepada pihak berwenang," kata Marison Guciano Investigator Senior Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group kepada redaksi, Jumat (22/4).


"Kami mengapresiasi kerja cepat dari KLHK dan Polda Kalbar," sambung dia.

Polda Kalbar menangkap pemilik toko bernama Aming atau Aming Tato. Dari hasil penggeledahan, tim KLHK dan Polda menemukan barang bukti 3 tengkorak Orangutan, 2 tengkorak Beruang Madu, 2 paruh Enggang gading, 2 buah tanduk Kijang, sebuah tengkorak monyet, tulang tangan Beruang Madu dan taring Beruang Madu.

Kemudian 24 kuku Beruang Madu, selembar utuh sisik Trenggiling, sebuah offset anak Trenggiling, offset Penyu Sisik dan kerapas Penyu Hijau.

Turut disita sebuah Kima, Kerang mutiara, 9 Tanduk Rusa dan 111 Duri Landak.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya