Berita

Pidato Di Inggris, Presiden: Indonesia Bukan Hanya Bali

KAMIS, 21 APRIL 2016 | 19:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak kawasan indah yang pas untuk menjadi destinasi wisata. Tapi sayang sejauh ini, kalangan mancanegara khususnya Inggris hanya mengenal Bali.

"Jangan hanya Bali, tapi juga tempat-tempat indah lain yang jumlahnya ratusan di Indonesia. Ada penerbangan regular  dari Jakarta ke London," ujar Presiden Jokowi saat berpidato di depan Parlemen Kerajaan Inggris.

Presiden menyatakan demikian karena masyarakat Indonesia lebih mengenal Inggris, ketimbang sebaliknya. Bahkan kata dia, pertandingan antara klub sepakbola Manchester United dan Arsenal terkadang menjadi sumber 'pertengkaran' dalam keluarga di masyarakat Indonesia.


Bahkan, lanjut Presiden, masyarakat Indonesia lebih hafal bait-bait lagu One Direction, Coldplay, Genesis, the Beatles, Led Zeppelin, Queen, dan Iron Maiden. "Di Indonesia, kami sangat tahu nama produk-produk Inggris seperti Mark&Spencer dan Debenhams, bahkan beberapa dari kita sangat mengerti dimana Harrods itu," kata Presiden.

Presiden ingin produk-produk Indonesia juga semakin mudah dan semakin banyak masuk ke pasar Inggris. Termasuk dalam hal pariwisata dengan brand Wonderful Indonesia. "Saya ingin kerja sama Indonesia dan Inggris semakin kokoh, dalam dan luas," kata Presiden.

Menpar Arief Yahya menilai apa yang disampaikan Presiden tersebut cara yang sangat smart dalam mempromosikan Wonderful Indonesia, dengan destinasi beragam, banyak, bukan hanya Bali saja. Bahkan saat ini sedang dikebut percepatan 10 Bali Baru, atau 10 Top Destinasi Baru.

Apalagi Presiden juga mempromosikan Garuda Indonesia, national flag carrier yang menjadi connectivity Jakarta-London direct. Tidak sulit bagi warga Inggris untuk menikmati sensasi keindahan Indonesia saat ini. "Terima kasih Pak Presiden Jokowi, sudah mempromosikan Wonderful Indonesia di Inggris," ungkap Menpar.

Arief menyebutkan, dari sisi atraksi Wonderful Indonesia, tidak ada yang mengalahkan di muka bumi. Baik culture maupun nature-nya, tinggal memoles saja. Dan, pemerintahan Presiden Jokowi sedang menempatkan Pariwisata sebagai salah satu leading sector, selain infrastruktur, pangan, energi dan maritime. "Silakan berinvestasi di pariwisata," ucap Arief Yahya yang selalu mempresentasikan bahwa portofolio bisnis patiwisata sedang seksi-seksinya sekarang. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya