Berita

santoso/net

Pertahanan

Polri: Kelompok Santoso Terpecah Karena Urusan Istri

RABU, 20 APRIL 2016 | 16:57 WIB | LAPORAN:

Polri terus mengklaim bahwa pasukuan teroris jaringan Santoso alias Abu Wardah di Sulawesi Tengah semakin terdesak.

"Saat ini sesuai dengan laporan dan berdasarkan informasi yang kita dapatkan dari Poso, memang kelompok Santoso sudah semakin terdesak," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Rikwanto, kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/4).

Tak hanya terdesak, kelompok Santoso juga kesulitan mengakses logistik karena aparat keamanan yang tergabung dalam Operasi Tinombala mengisolasi jalur logistik mereka.


"Pasukan yang ditugaskan di sana membuat pagar betis, artinya seluruh jalur, wilayah yang bisa dilewati untuk mencari logistik, sudah kita isolasi," kata dia.

Pada Jumat lalu, ada dua orang anggota Santoso yang mencoba turun mencari logistik dan bersembunyi, namun diketahui dan tertangkap.

Dari keterangan mereka, polisi mengetahui bahwa kelompok Santoso sudah terpecah.

"Inisial IB dengan IN. Dari keterangan yang didapatkan, mereka memang kelaparan. Kedua, ada yang dia sampaikan telah terjadi perpecahan di sana tentang bagaimana perjuangan ke depan, bagaimana perlakuan dalam kelompok," terangnya.  

Perpecahan itu salah satunya diakibatkan perlakuan khusus terhadap istri dan kerabat Santoso.

"Padahal mereka sedang berjuang, tapi satu sisi disuruh mengamankan keluarga daripada Santoso. Ini yang tidak mereka terima," jelas Rikwanto. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya