Staf Ahli Kapolri bidang sosial dan budaya Irjen Abdul Jabar Benny Mokalu mantap menatap Pilkada DKI Jakarta 2017.
Pilihan Benny yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon wakil gubernur dari PDIP bukan tanpa pertimbangan.
"Saya merasa cukup mampu untuk membantu kinerja seorang gubernur. Saya memiliki latar belakang yang saya anggap sebuah anugerah ketika di masa-masa menjadi polisi," ujar Benny dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (20/4).
Seabreg pengabdian di korps Bhayangkara menjadi modal. Pernah menjabat Kapolda di Bengkulu 2012, lalu pindah ke Bali 2013 dan juga menjabat sebagai perwira menengah di berbagai kesatuan polres dan polda, Benny banyak belajar bagaimana menghadapi masyarakat di setiap daerah.
"Saya pernah menghadapi sebuah kebiasaan warga yang selalu mencoba melindungi warganya yang menjadi target operasi kriminal pihak polres. Jika selama itu anggota polisi selalu gagal, saya memakai pendekatan secara persuasif walaupun jabatan saya sebagai Kapolres," ulas Benny.
"Saya berusaha untuk memberikan yang terbaik buat mereka. Jika selama itu tidak pernah ada kegiatan olahraga, saya buat pertandingan, dan itu berhasil. Masyarakat bisa menerima dengan baik, bahkan mereka juga yang menyerahkan pelaku," sambungnya.
Benny sempat ikut terlibat dalam perburuan salah satu tersangka teroris Bom Bali. Pendekatan secara kemanusiaan yang dia terapkan membuat si pelaku justru dengan kerelaan bersedia menemui dirinya dengan diantar pihak keluarganya untuk menyerahkan diri.
Benny juga sempat bertugas di Timor Timur. Beberapa kali pendekatan secara kekeluargaan namun tegas dan dilakukan secara bijaksana dan jujur membuat Benny berhasil mengungkap beberapa kasus yang berhubungan dengan Fretilin.
"Saya malah dekat dengan warga Tim-tim," kata Benny yang bertugas di Timor sampai digelarnya memorandum dan dimenangkan pihak Fretilin untuk memisahkan diri dari Indonesia.
Bermodal pengalaman yang begitu banyak, Benny merasa jika saatnya memberikan apa yang dia bisa untuk Kota Jakarta.
Sebagai seorang polisi Benny juga dituntut untuk selalu belajar disiplin, disiplin yang dimaksud oleh Benny disini bukan hanya menempa diri menjadi disiplin, namun disiplin juga dia terapkan di lingkungan dan tempat kerjanya.
"Saya sampai saat ini masih sering dihubungi oleh bawahan saya ketika saya masih menjadi pimpinan mereka. Mereka menganggap saya jujur dalam memberikan ilmu dan pengetahuan buat mereka," demikian Benny.
[dem]