Berita

Hukum

Imam Supriadi Penantang Duel Ahok: Fitnah Kalau Sebut Saya Bukan Auditor BPK

JUMAT, 15 APRIL 2016 | 15:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Imam Supriadi bikin heboh. Dalam rekaman video yang diunggahnya ke YouTube, dia menantang Ahok duel di Bundaran Hotel Indonesia. Benarkah Imam seorang auditor BPK?

"Silahkan tanya ke Kantor BPK, tanya orang-orang di sana, tanya satpam, tanya yang biasa jualan di sana, mereka kenal saya. Saya biasa berbaur dengan rakyat kecil," kata Imam melalui sambungan telepon kepada redaksi, Jumat (15/4).

"Fitnah kalau sebut saya bukan auditor BPK. Di video kan jelas, name tag, topi saya BPK. Di facebook saya juga banyak," sambungnya.


Imam mengatakan dirinya terakhir kali melaksanakan tugas melakukan audit di Provinsi Lampung pada 2010. Dia menceritakan hasil audit antara lain ditemukan banyak mobil dinas yang tidak dikembalikan oleh mantan anggota dewan. Namun Imam mengaku saat ini sudah dipecat oleh institusi tempatnya bekerja.

"Dipecat dengan alasan tidak jelas," katanya.

Imam membenarkan dirinya pernah aktif di Laskar Anti Korupsi Pejuang '45. Di LSM yang dipimpin Habib Muchsin Al Attas yang juga mantan Ketua Umum DPP FPI itu, dia tercatat sebagai anggota. Selain itu Imam pernah aktif sebagai politisi Partai Bulan Bintang besutan Yusril Ihza Mahendra.

"Saya pendiri PBB di Depok," ucap Imam.

Namun begitu, Imam enggan memberitahukan dengan jelas tempat tinggalnya saat ini.

"Tinggal bisa dimana aja. Kalau rumah di Depok," kata Imam. "Jangan paksa sebut dimananya, intelijen, orang-orang nya Ahok sudah mencari-cari saya," katanya lagi.

Imam mengungkapkan dirinya serius menantang Ahok berduel.

"Saya bilang Ahok bang**t dimasalahin. Ahok lebih ngaco, sudah menghina BPK. Saya ini cagub DKI," kata Imam.

Dalam video berdurasi 5 menit 50 detik yang diunggah ke Youtube, Imam Supriadi tampil mengenakan kaos kerah dan mengenakan topi hitam bertuliskan BPK RI. Dia menantang Ahok berduel sampai mati.

"Ahok, Anda sudah kenal saya pada waktu saya datang ke ruangan Anda berdua. Siapa pun Anda maki-maki, siapa pun Anda tantang, terakhir Anda menantang Ketua Badan Periksa Keuangan. Itu atasan saya," ucap Imam.

Imam lalu meminta gubernur bernama asli Basuki Tjahaja Purnama itu tidak menantang Ketua BPK Harry Azhar Azis. "Tapi tantanglah saya, Ahok." "Siapkan diri Anda di Bundaran HI. Saya tantang Anda duel sampai mampus," ucap Imam dengan nada keras.

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK RI, R Yudi Ramdan Budiman membenarkan Imam bekerja di BPK namun bukan seorang auditor melainkan staf Biro Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam waktu dekat, menurut dia, Imam akan memasuki masa pensiun.

Yudi menyatakan pihaknya telah melayangkan surat dan meminta Kominfo untuk melakukan pemblokiran terhadap video yang diunggah Imam karena dianggap memuat konten yang tidak sesuai dengan undang-undang ITE.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya