Berita

Politik

Menteri Ini Tak Khawatir Didepak Dari Kabinet

JUMAT, 15 APRIL 2016 | 08:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sinyal reshuffle kabinet semakin kuat. Kemungkinan ini diperkuat dengan pernyataan Presiden Jokowi bahwa dirinya membicarakan reshuffle dengan Wapres JK namun belum mencapai kata sepakat.

Diantara menteri yang santai menanggapi reshuffle adalah Imam Nahrawi. Menteri Pemuda dan Olahraga ini tak waswas andai ada pergantian menteri.

"Jabatan, rejeki, jodoh, nyawa itu menurut saya sudah ada yang mengatur. Lek iyo mosok orao, lek ora mosok iyoo (kalau iya masa tidak terjadi, kalau tidak masa terjadi)," kata Imam dengan logat Jawa Timuran belum lama ini di Jakarta.


Seperti diberitakan JPNN, pria kelahiran Bangkalan, Madura itu menegaskan, bagi dirnya yang penting adalah bisa bertugas sebaik mungkin sebagai menteri. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dikerjakan sebaik mungkin.

Nahrawi berpandangan tak akan selamanya menyandang jabatan sebagai menteri. Karenanya ia tak mau dibuat khawatir oleh reshuffle.

"Karena semua pasti ada ujungnya. Usia orang akan ada ujung, kemenangan ada ujung, kekalahan ada ujung, jabatan juga ada ujung," ujarnya.

Ia justru memuji Presiden Joko Widodo. Sebab, Jokowi tetap memberikan dukungan ke Nahrawi ketika kebijakannya sebagai Menpora mendapat serangan dari berbagai pihak.

"Saya bersyukur punya presiden yang luar biasa, memberikan kepercayaan ke anak buah tidak tanggung. Beliau tidak pernah membiarkan saya jalan sendiri, selalu dipantau dan memberi arahan. Saya senang dengan model kepemimpinan Pak Jokowi,” pungkasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya