Berita

Politik

Demo Di Malaysia dan Singapura: Copot Rini Soemarno!

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 15:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh studi di beberapa universitas di Malaysia dan Singapura turun ke jalan. Demonstrasi yang digelar di depan Konjen RI di Johor Baru dan ‎KBRI Singapura hari ini (14/4) menuntut Presiden Jokowi mengevaluasi posisi Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Kami meminta ‎Presiden Jokowi mencopot Rini Soemarno dari jabatannya karena sudah mempermalukan bangsa dan negara," kata salah seorang mahasiswa, Ahmad Qomaruddin, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi beberapa saat lalu.

‎"Bahkan dia mempertontonkan kemunafikan dengan terus berkelit dari tanggung jawab moral politiknya sebagai pejabat negara serta menolak untuk mundur seperti dilakukan para pejabat di negara lain," sambung dia.


Ahmad Qomaruddin dan ‎mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Indonesia Asia Tenggara menyampaikan kekecewaan sekaligus kemarahan atas skandal penggelapan pajak dan penyimpanan uang di luar negeri yang diduga dilakukan Rini Soemarno.

Mahasiswa Indonesia yang melakukan demonstrasi di depan KJRI Johor Baru antara laindari University Teknologi Malaysia (UTM), International Islamic University Malaysia (IIUTM), dan Multimedia University. Adapun demonstrasi di KBRI Singapura dilakukan oleh mahasiswa Nasional University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU) dan Singapore Manajemen University (SMU).

Bagi mereka keberadaan nama Rini Soemarno dalam dokumen Panama Papers membuktikan bahwa revolusi mental harus dimulai dari dalam kabinet, dan dilakukan terhadap orang-orang yang disebut-sebut sebagai 'lingkar dalam' Presiden Jokowi.‎

"Keterlibatan Rini menjadi pukulan balik untuk pemerintahan Jokowi yang dibangun dengan integritas dan dukungan rakyat kecil. Keterlibatan Rini dalam Panama Papers hanya membuktikan satu hal, bahwa dia bukan figur yang bersih dan berintegritas namun justru dekat kaitannya dengan tindak pidana pencucian uang, penggelapan pajak, suap dan gratifikasi," kata Ahmad Qomaruddin.‎

Selain mendesak pencopotan Rini Soemarno, dalam aksinya para mahasiswa juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas nama-nama tokoh dan pengusaha Indonesia yang tersangkut skandal Panama Papers.

"Kami juga menuntut penyitaan terhadap seluruh aset pejabat negara dan swasta yang terlibat dalam Panama Papers untuk kas negara," demikian disampaikan Ahmad Qomaruddin.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya