Berita

Politik

Warga Luar Batang Butuh Bantuan

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 12:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penggusuran paksa yang dilakukan Pemprov DKI menyisakan kepedihan mendalam bagi warga Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Seperti disampaikan Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo), Bastian P Simanjuntak, saat ini para warga masih bertahan di perahu-perahu yang biasa mereka gunakan untuk mencari nafkah di laut. Diantara mereka ada ibu-ibu hamil.

Kemarin Bastian bersama Ratna Sarumpaet dan beberapa aktivis turun ke lokasi. Selain bertemu warga Pasar Ikan korban penggusuran, mereka mendatangi pengurus masyarakat di sana. Tak hanya ke Pasar Ikan, mereka juga mendatangi warga Luar Batang yang tidak lama lagi akan digusur.


"Korban gusuran sangat membutuhkan bantuan pendidikan anak, pengobatan, makanan, dan tenda untuk tempat tinggal," kata dia kepada redaksi, Kamis (14/4).

Masyarakat Luar Batang, katanya, sangat mengharapkan kepedulian ormas dan partai politik untuk mendirikan posko-posko pembelaan atas nasib mereka. Mereka juag mengharapkan kedatangan aktivis mahasiswa dan kelompok masyarakat lainnya. Para warga menolak keras digusur oleh Gubernur Basuki Tjahja Purnama.

"Ribuan masyarakat luar batang tetap solid, satu komando, sangat mengantisipasi masuknya intel yang akan memecah belah persatuan warga. Warga juga siap melawan," kata Bastian lagi.

Sementara itu, lanjut dia, sekitar 300 warga korban penggusuran menuntut ganti rugi atas rumah mereka yang sudah diratakan oleh Ahok. Temuan lainnya, kemarin sore sempat ada alat berat milik Pemda yang mau menghancurkan jembatan untuk memutus akses jalan warga Pasar Ikan. Namun pembongkaran tidak jadi dilakukan karena mendapatb perlawanan dari warga.

"Tiga warga Pasar Ikan meninggal dunia karena shock mendapatkan surat penggusuran dari kecamatan," kata Bastian menyampaikan hasil pertemuan lainnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya