Berita

Politik

Reshuffle Kabinet, Demi Bangsa Atau Demi Jokowi Semata?

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 08:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Sinyal reshuffle atau perombakan kabinet semakin kuat. Kemungkinan ini diperkuat dengan pernyataan Presiden Jokowi bahwa diirnya terus membicarakan soal reshuffle dengan Wapres JK namun belum ada kata sepakat.

"Apa sebetulnya motif reshuffle kabinet jilid kedua? Benarkah demi bangsa? Ataukah justru reshuffle ini demi Jokowi? Siapa yang tahu niat Jokowi melakukan reshuffle?" kata eks relawan Jokowi Bara JP, Ferdinand Hutahaean, kepada redaksi, Kamis (14/4).

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia ini mengatakan niat tersembunyi Jokowi bisa diukur dengan beberapa indikator dan faktor. Jika ternyata nanti banyak kader partai yang masuk kabinet maka artinya reshuffle bukan demi bangsa, tetapi demi Jokowi. Sebab Jokowi dulu berjanji kabinetnya akan diisi oleh profesional dan tidak bagi-bagi kekuasaan.


Indikator lain bisa dilihat dari orang-orang yang dipilih menjadi menteri baru dan menteri-menteri yang tidak kena reshufle.

"Banyak yang profesional di partai. Tapi jika yang dipilih orang yang tidak profesional dan tetap menyisakan menteri dengan segudang masalah seperti Menteri BUMN, maka reshuffle dipastikan hanya demi Jokowi," imbuhnya.

Saat ini, tambah dia, saatnya bagi Jokowi menunjukkan kepada publik siapa dirinya. Benarkah Jokowi cinta republik ini, benarkah Jokowi memiliki nasionalisme, benarkah Jokowi merakyat, dan benarkah Jokowi akan melindungi segenap tumpah darah Indonesia? Semua pernyataan ini akan terjawab dalam resufle jilid dua.

"Nasib bangsa dan nasib Jokowi dipertaruhkan dalam reshuffle ini. Makanya Jokowi jangan main-main dengan taruhan yang cukup besar ini," tukasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya