Berita

Ahok Disebut Gubernur Pembunuh Rakyat Miskin

SELASA, 12 APRIL 2016 | 10:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Ketua Umum Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Marlo Sitompul mengutuk keras program pemberangusan orang miskin yang terus dijalankan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama.

Kasus terakhir yang membuktikan keberadaan orang miskin bagi Ahok merupakan musuh utama kesinambungan pembangunan kota adalah penggusuran warga miskin Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.  

"Pemprov DKI dan Ahok seharusnya membuka ruang partisipasi yang adil dan setara dengan para korban sehingga penataan ruang kota Jakarta tidak membunuh kehidupan rakyat miskin. Upaya ini hanya bisa dilakukan apabila Ahok menganggap rakyat miskin bukan sebagai penyakit dan biang kerok atas problem kota Jakarta," tegas Marlo Sitompul melalui surat elektroniknya kepada redaksi, Selasa (12/4).


Namun Marlo Sitompul pesimis hal itu dapat terwujud secara nyata. Pengerahan 4.218 aparat personil gabungan untuk menggusur ratusan warga miskin di Pasar Ikan menjadi bukti Ahok lebih mengedepankan cara-cara represif ketimbang cara-cara yang lebih beradab dan memanusiakan manusia.

Selain Ahok, Marlo Sitompul menuding partai politik dan para politisi Kebon Sirih sebagai pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya pembunuhan kehidupan rakyat miskin di ibukota selama ini.

"Partai politik tidak pernah membela sungguh-sungguh rakyat miskin. Rakyat miskin hanya dijadikan sapi perahan jika ada pemilu, setelah itu dicampakkan," katanya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya