Berita

ilustrasi/net

Politik

Ahok Membahayakan Pribumi dan Demokrasi

SELASA, 12 APRIL 2016 | 09:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penggusuran warga kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, secara sewenang-wenang adalah bukti arogansi dan kekejakam Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama terhadap warganya sendiri.

"Apa salah dan dosa mereka? Bisa-bisanya Ahok mengambil keputusan untuk mengusir warga disana tanpa ganti rugi satu sen pun?"  ujar‎ Bastian P Simanjuntak, Presiden Gerakan Pribumi Indonesia‎ (Geprindo) kepada redaksi, Selasa (12/4).

"Kenapa tidak dibuka ruang dialog antara pemprov dengan warga luar batang, agar ada titik temu sehingga penggusuran tidak meninggalkan ratap tangis warga," sambung dia.


‎Dikatakan Bastian, negara telah mengatur tentang penggantian lahan warga yang terkena gusuran akibat dampak pembangunan. Hal itu diatur oleh UU 2/2012, Perpres Nomor 71/2012, dan Peraturan Kepala BPN Nomor 5/2012.

"Namun Ahok terkesan tidak mau tahu dengan semua peraturan perundang-undangan ‎ini. Tindakan Ahok jelas sudah melanggar HAM, sungguh sangat kejam," imbuhnya.

‎Dia pun menilai cara berpikir Ahok tidak dapat dimengerti. Keputusan Ahok untuk segera menggusur warga yang bermukim di kampung Luar Batang menimbulkan pertanyaan. Apa dasarnya? Apakah karena sudah dikejar deadline proyek pulau buatan yang sudah melanggar banyak aturan?

"Padahal kita tahu bahwa properti yang dibangun di atas pulau-pulau buatan nantinya akan banyak di beli oleh orang asing sehubungan dengan PP 103 yang sudah membolehkan orang asing untuk memiliki hunian di Indonesia," kata Bastian.

‎"Kita sudah melihat iklan-iklan Agung podomoro bersama musisi Adi MS yang mempromosikan konsep pembangunan hunian dan perkantoran yang akan di bangun diatas pulau buatan pantai jakarta utara yang iklannya sudah disebar ke luar negeri, salah satunya ke negara China," ulas Bastian lagi.

‎Lebih lanjut dia mengatakan penggusuran paksa warga seharusnya tidak boleh ada lagi di era pasca reformasi 1998. Salah satu yang di perjuangkan oleh mahasiswa 1998 adalah penegakkan hak asasi manusia, termasuk menentang penggusuran-penggusuran paksa yang beberapa kali dilakukan di era rezim orde baru. Namun saat ini muncul Ahok sebagai pemimpin yang bergaya otoriter, diktator, yang keputusannya tidak dilandasi dasar hukum.

‎"Emang Ahok itu siapa? Anak baru kemarin sore saja sudah berlagak sok jagoan terhadap rakyat. Pribumi merasa diperlakukan seperti bangsa palestina yang di gusur oleh bangsa israel. Kekejaman Ahok harus di hentikan dengan cara apapun. Ahok sangat berbahaya bagi pribumi dan demokrasi," tukas Bastian.[dem]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya