Berita

Publika

Dilema Investasi Asing Vs Investasi Domestik

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 13:55 WIB

PENURUAN tingkat suku bunga dari 7,50 persen pada tahun 2015 menjadi 6,25 persen pada Maret 2016 bukan hanya dialami oleh negara Indonesia. Beberapa negara lain seperti Jepang, Amerika dan Eropa juga mengalami tren penurunan tingkat suku bunga. Penurunan suku bunga tersebut berdampak pada peningkatan arus cash flow modal asing terutama pada instrumen investasi pasar saham dan obligasi. Selain itu menurut Menteri Keuangan, Indonesia masih membutuhkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur hingga US$500 miliar selama lima tahun kedepan. Sehingga pemerintah berharap arus cash flow tersebut dapat mengarah kepada investasi langsung dibanding pasar modal.

Dalam meningkatkan investasi asing, pemerintah mengambil beberapa langkah yang dituangkan dalam kebijakan ekonomi terbuka. Salah satunya adalah dengan menjanjikan kepada negara lain akan adanya kemudahan dalam perdagangan dan investasi melalui beberapa deregulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Salah satunya, menurut data pemerintah dan Bappenasterdapat 3.226 Perda yang dinilai menjadi penghambat investasi akan dihapuskan selama 3 bulan mendatang.

Terbukanya peluang investor asing untuk menginvestasikan modalnya di Indonesia dengan serangkaian deregulasi tersebut dianggap dapat membantu penyerapan dana untuk mendorong pembangunan infrastruktur. Namun pada faktanya menurut Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (Republika, 22/3/2016) mengungkapkan fakta bahwa sekitar 2.000 investasi dari penanaman modal asing (PMA) yang tidak membayar pajak dalam 10 tahun terakhir dengan total kehilangan Rp 500 triliun. Alasan hal tersebut adalah kerugian. Padahal menurut data Direktorat Jendral Pajak, perusahaan-perusahaan tersebut harusnya rata-rata membayar pajak paling tidak Rp 25 miliar setahun.


Di Indonesia sendiri jumlah investor domestik dari data orang superkaya di Indonesia (High Ner Worth Indiviadual / HNWI) tumbuh pesat 15,4% menjadi 47 ribu orang pada tahun 2014 dengan kekayaan mencapai 157 miliar dollar AS (Capgemini,2014). Berdasarkan data kementrian keuangan diketahui bahwa jumlah rekening WNI di luar negeri sangat banyak. Bahkan disalah satu negara terdapat lebih dari 6.000 rekening. Namun menurut menteri keuangan hal tersebut tidak dilaporkan sebagai aset dalam surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak (Republika, 22/3/2016).

Peluang investasi syariah di Indonesia sangat besar. Salah satunya adalah sukuk ritel yang dikeluarkan pemerintah sejak tahun 2009 sebesar Rp 5,5 triliun naik tajam menjadi kurang lebih Rp 43 triliun pada awal tahun 2016. Selain itu potensi zakat di Indonesia tahun 2016 diperkirakan tumbuh sebesar 30 persen atau penghimpunan zakat kisaran Rp 5,46 triliun. Sedangkan wakaf uang diperkirakan akan tumbuh sebesar 20 persen dengan realisasi penghimpunan wakaf uang tahun 2016 mencapai Rp 240 milyar. Sehingga masih banyak investasi domestik yang dapat dikembangkan sebagai aliran cash flow dari nasional untuk mendorong pembangunan infrastruktur di Indonesia dibanding dengan investasi asing. Dengan demikian, pemerintah Indonesia harus mampu menarik investor domestik untuk tertarik menanamkan investasinya di Indonesia.[***]



Dewi Setiya Ningrum
Mahasiswi STEI SEBI dan awardee of Beastudi Ekonomi Syariah Dompet Dhuafa
Jalan Swakarya Bawah RT 03/09 Pondok Labu Jakarta Selatan



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya