Berita

rizal ramli/net

Rizal Ramli Tidak Haus Kekuasaan, Kelompok PengPeng Ingin Dia Disingkirkan

MINGGU, 03 APRIL 2016 | 19:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kelompok pengusaha-penguasa (PengPeng) yang merasa dirugikan oleh kepretan Rizal Ramli kelihatan berusaha menyerang Menko Maritim dan Sumber Daya itu dengan menyebar berbagai spekulasi terkait kocok ulang Kabinet Kerja.

Di dalam beberapa daftar perkiraan reshuffle yang sengaja disebarkan, nama Rizal Ramli hilang dari susunan kabinet atau digeser ke tempat lain yang dianggap tidak strategis.

"Rizal Ramli bukan orang yang haus jabatan dan kekuasaan," ujar salah seorang teman dekatnya, Adhie Massardi.


Menurut Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) itu, susunan Kabinet Kerja tergantung sepenuhnya pada Presiden Joko Widodo.

"Kalau orientasi pemerintahan Jokowi adalah rakyat, berpijak pada Konstitusi dan semangat Trisakti serta Nawacita, Rizal Ramli akan tetap ada di  kabinet," kata Adhie.

"Kalau memakai istilah Mahfud MD, mantan Menteri Pertahanan era KH Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli itu memiliki ‘zuhud politik’ seperti Gus Dur," sambungnya.

Bagi Rizal Ramli, berpolitik bukan berarti harus mengejar jabatan dan  kekuasaan. Bila politik disamakan dengan jabatan dan kekuasaan, maka seorang politisi akan kehilangan arah.

"Rizal Ramli bukan politisi yang ingin memperoleh maupun mempertahankan kekuasaan dengan membabi-buta, apalagi menjilat dan mengorbankan integritas serta kredibilitasnya," demikian Adhie Massardi. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya