Berita

Politik

Aziz Syamsuddin Kembalikan Kejayaan Golkar Lewat Pemilih Pemula

MINGGU, 03 APRIL 2016 | 16:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Apabila terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar, Aziz Syamsuddin diyakini mampu membawa kejayaan beringin pada Pemilu 2019. Segudang pengalaman Azis sebagai generasi emas, menjadi modal merebut pemilih pemula, ‎segmen paling banyak jumlahnya dalam setiap pemilu.

"Aziz adalah tokoh muda yang mumpuni. Dia pernah menjadi Ketum KNPI. Jargonnya membawa partai Golkar sebagai partai modern, bermartabat, demokratis, militan dan inovatif, tentu bukan tanpa alasan," kata Chief Executive Officer (CEO) Panggung Indonesia Ichwanudin Siregar kepada wartawan, Minggu (3/4).

Ichwanudin mengatakan, sebagai partai lama dan paling berpengalaman, Golkar selama ini identik dengan partainya orang tua. Dengan kata modern dan inovatif yang dikedepankan dalam slogannya, Azis berarti telah menghitung kekuatannya dalam meraih dukungan suara dari kalangan pemilih pemula bagi Golkar kedepannya.


"Golkar akan mengalami perubahan luar biasa dengan dukungan pemiih pemula. Artinya, kejayaan partai Golkar di 2019 akan terulang dengan dukungan pemilih lama ditambah pemilih pemula ini," urainya.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan ini, sudah saatnya Golkar mengikuti perubahan jika tidak ingin tergilas oleh perkembangan zaman.

"Dari sekian calon yang muncul, Aziz lah calon dari generasi emas partai yang memenuhi kriteria fenomena kepemimpinan muda yang tengah terjadi di negeri ini," imbuhnya.

Keunggulan Aziz Syamsuddin dalam mengaet suara pemilih pemula ini ternyata juga sudah dipahami sejumlah pengurus Golkar di daerah, seperti disampaikan Ketua DPD I Jambi Zoerman Manap.

"Partai ini di tahun 2019 butuh figur untuk mencapai kemenangan, maka kita butuh pemimpin yang gagah dan pintar. Figur itu ada di pak Aziz Syamsuddin untuk mendapatkan suara pemilih pemula," kata Zoerman di kantor DPD I Golkar Jambi. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya