Berita

Politik

Lieus Sungkharisma: Yusron Ihza Benar, Ahok Jangan Arogan

KAMIS, 31 MARET 2016 | 08:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kicauan Duta Besar RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra yang mendapat tanggapan emosional dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengundang banyak reaksi.

Bagi tokoh masyarakat Tionghoa Jakarta, Lieus Sungkharisma, apa yang diungkapkan adik Yusril Ihza Mahendra dalam akun twiternya merupakan nasihat yang semestinya ditanggapi dengan rasa syukur dan ucapan terima kasih oleh Ahok.

"Mestinya Ahok bersyukur masih ada orang mau mau mengingatkan dia. Bukan malah marah-marah," ujar Lieus.


Menurut Lieus, Ahok seharusnya introspeksi diri terhadap gaya kepemimpinannya selama ini. Sebab bukan seorang dua orang yang sudah mengingatkan tentang gaya kepemimpinannya.

"Apa yang dikatakan Yusron benar. Ahok jangan arogan. Sebab kesombongannya bisa merugikan orang-orang Tionghoa lainnya," kata Lieus.

Lieus menambahkan, seharusnya Ahok membaca sejarah bagaimana dulu orang Tionghoa diperlakukan. Jangan sampai peristiwa seperti di masa lalu terulang lagi karena dipicu oleh sikap arogan seorang keturunan Tionghoa yang kebetulan jadi pemimpin di Jakarta.

"Ahok mestinya tahu, tak semua orang Tionghoa di Indonesia kaya raya dan bisa melarikan diri ke luar negeri kalau terjadi sesuatu seperti di masa lalu," tutur Lieus.  

Oleh karena itulah Lieus berharap Ahok mau merubah sikapnya dan lebih bisa bersikap rendah hati.

"Sikap rendah hati bukan aib, tapi mau membuka diri untuk menerima semua masukan dan nasihat. Jangan sombong dan menganggap diri paling hebat. Ingat lho, Ahok bisa jadi gubernur Jakarta karena dia dulu nempel sama pak Jokowi," kata Lieus lagi.

Menurut Lieus, sebenarnya bukan hanya Yusron yang pernah mengingatkan Ahok soal sikapnya yang arogan dan bisa membahayakan etnis Tionghoa lainnya. Mantan Wakil KSAD, Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo juga pernah mengingatkan Ahok.

"Jadi, Yusron itu tidak rasis. Justru ia mengingatkan Ahok karena jiwa nasionalismenya yang tinggi. Ia ingatkan Ahok agar tidak arogan dan membahayakan keturunan Tionghoa yang lain, yang hidupnya tidak semakmur dan sekaya dia. Apa Ahok lupa sejarah yang terjadi tahun 1965 dan 1998?" kata Lieus sembari berharap Ahok bisa bersikap lebih bijaksana dan tak terus menerus menambah musuh.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya