Berita

rmol

Politik

Kader Hanura Mundur, Wiranto Ngetwit Hari Film Nasional

RABU, 30 MARET 2016 | 13:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Beberapa pengurus dan kader Partai Hanura mengundurkan diri sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan mendukung pencalonan Ahok pada Pilkada DKI 2017.

Diantara kader yang mundur yakni‎ yakni Wakil Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan, Rahmat HS dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Legislatif dan Eksekutif Bustami Rahawarin.

Secara simbolis, sikap mundur Rahmat dan Bustami dilakukan dengan melepas jaket kebesaran Hanura dan menunjukkan kaos putih bertuliskan "Hati Nurani Sampai Mati, No Ahok!!!" kepada juruwarta pada Minggu (27/3) lalu. Mereka juga menunjukkan surat pengunduran diri yang akan dikirim ke Ketua DPD Hanura Jakarta.


Sejauh ini Ketua Umum Hanura Wiranto belum berkomentar.‎ Tak ada pemberitaan yang memuat pernyataan langsung dari Wiranto. Yang ada hanya pernyataan Ketua DPD Hanura Jakarta Muhammad Ongen Sangaji yang menyebutkan bahwa Wiranto sudah mengetahui kabar mundurnya kader dan tidak mempermasalahkannya.

Dua hari setelah pernyataan sikap dan surat pengunduran diri dikirim kader, Wiranto menunjukkan eksistensinya di dunia maya. Namun bukan terkait mundurnya kader, kicauan Wiranto pagi tadi malah terkait Hari Film Nasional yang biasa diperingati setiap tanggal 30 Maret.

"Selamat hari film nasional," kicau Wiranto di akun Twitter @wiranto1947.

Wiranto kemudian mengajak semua pihak mendukung kemajuan perfilman nasional.

"Terus dukung dan lindungi film Indonesia yang menjadi kebanggan kita semua," kicau Wiranto lagi.

Kicauan Wiranto tidak mengundang komentar netizen. Lima jam setelah tayang tak ada satupun komentar yang muncul. Hingga berita ini ditampilkan pukul 13.19, status Wiranto disukai 14 kali dan diretweet 9 kali.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya