Berita

Golkar Butuh Kepemimpinan Kaum Muda

SENIN, 28 MARET 2016 | 21:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kehadiran generasi muda sebagai pemimpin di Partai Golkar merupakan sebuah keniscayaan. Dalam arti, menolak munculnya kaum muda berarti menjerumuskan Golkar dalam kepunahan.

"Jadi bukan hanya Golkar, tapi seluruh hal terkait perpolitikan tanah air. Saya yakin generasi muda yang maju menjadi kandidat ketua umum Partai Golkar seperti Aziz Syamsuddin tidak akan bisa dibendung," jelas Chief Executive Officer (CEO) Panggung Indonesia Ichwanudin Siregar di Jakarta, Senin (28/3).

Menurutnya, jika melawan era kepemimpinan kaum muda maka siap-siap partai berlambang pohon beringin tergilas oleh zaman.


Dikatakan Ichwanudin, era kepemimpinan muda sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum Indonesia merdeka. Sosok Soekarno dan Muhammad Hatta yang dalam usia muda memperjuangan kemerdekaan dan memimpin partai sebagai contohnya.

Saat ini, fenomena tersebut kembali muncul dengan terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. Kemudian terpilihnya sejumlah generasi muda pada Pilkada serentak 2015 lalu seperti Gubernur Jambi Zumi Zola yang terpilih di usia 35 tahun dan Bupati Trenggalek Emil Dardak yang terpilih di usia 31 tahun.

Menurut Ichwanudin, sosok Aziz yang juga mantan ketua umum KNPI sebagai sosok generasi muda Golkar yang diyakini bisa membawa kembali kejayaan partai.

"Keinginan-keinginan kader Golkar ini terlihat saat Aziz melakukan konsolidasi ke sejumlah wilayah yang disambut hangat oleh seluruh kader Golkar di daerah," tegasnya. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya