Berita

Politik

Dulu Indosat Sekarang Balon Google, Bos dan Petugas Partai Sama Saja

MINGGU, 27 MARET 2016 | 22:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri mempertanyakan keputusan pemerintah mendukung proyek balon udara Google.

Dia khawatir, proyek yang dikenal dengan project loon tersebut mengakibatkan bocornya rahasia negara ke tangan asing.

"Sadarkah rezim penguasa sekarang? Proxy war, perang asimetris dengan pengguna jaringan network maya, (maka) dapat dipastikan 99,9% Indonesia makin dikuasai asing," katanya, Minggu (27/3).


Dia pun menyamakan keputusan pemerintahan Jokowi ini dengan kasus penjualan Indosat oleh pemerintah di era Megawati Soekarnoputri.

Indosat yang merupakan aset strategis komunikasi Indonesia menjadi satu dari 12 aset negara yang dijual ke pihak asing. Ketika itu, kritik keras banyak ditujukan kepada Megawati karena dikhawatirkan rahasia negara dapat diketahui asing, yang pada akhirnya mengusik kedaulatan bangsa.

"Apa bedanya antara bos (Megawati) dengan pesuruh partai (Jokowi)? Sekarang Jokowi malah datang ke perusahaan swasta Google di Amerika, dan hasilnya masuklah bisnis cyber capitalism Baloon Google yang tidak jauh layaknya dengan satelit mata-mata," tukas putri Bung Karno itu.[dem] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya