Berita

foto :humas kemenpora

Olahraga

Menpora: Jangan Sampai Pemuda Terbaik Kita Diambil Negara Lain

JUMAT, 25 MARET 2016 | 10:16 WIB | LAPORAN:

Berita mengenai perangkat eksperimen siswa Indonesia yang dibawa Lembaga Antarika Amerika Serikat (NASA) untuk penelitian di luar angkasa menjadi pembicaraan hangat di masyarakat.

"Saya apresiasi prestasi siswa Indonesia. Mereka adalah anak-anak muda yang membanggakan. Ini bukti bahwa Indonesia memiliki kaum muda yang bervisi kelas dunia," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengomentari prestasi siswa Indonesia tersebut, Jumat (25/3).

Menurutnya, kedua eksperimen para siswa atau anak-anak muda Indonesia ini menunjukkan bahwa inovasi bisa dilakukan dengan bahan-bahan sederhana di sekitar kita. Namun, memiliki efek jangka panjang untuk menjaga ketersediaan pangan dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Seperti yang ramai diberitakan di media massa, dua perangkat eksperimen siswa Indonesia dibawa pesawat tanpa awak NASA. Penelitian pertama dari tim siswa SMA Unggul Del di Laguboti, Sumatera Utara, mempelajari pertumbuhan ragi di luar angkasa. Ini merupakan tahap pendahuluan sebelum meluncurkan eksperimen berikutnya untuk mempelajari, "How to grow tempe in space”. Sementara eksperimen kedua berasal dari tim siswa gabungan beberapa SMA di Jakarta, Bandung dan Jayapura yang mempelajari pertumbuhan padi di luar angkasa.

Selain kedua eksperimen di atas, lanjut Menpora, banyak inovasi dan kreativitas  pemuda Indonesia di bebagai bidang yang kualitasnya diakui masyarakat internasional. Terhadap para pemuda terbaik itu, Menpora mengingatkan agar mereka bisa dijaga dan agar tidak ‘diambil’ negara lain.

"Sudah banyak contoh pemuda-pemuda terbaik kita justru bekerja dan menetap di luar negeri karena berbagai faktor. Ini harus menjadi perhatian kita bersama, bagaimana kemampuan pemuda-pemuda terbaik Indonesa bisa diarahkan untuk berbakti dan membangun Tanah Air-nya," tegas Imam Nahrawi.

Menpora juga berharap, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN saat ini, pemuda-pemuda Indonesia dapat terus mengembangkan diri menghadapi persaingan di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan global. Terutama di bidang-bidang yang membutuhkan keahlian khusus dan berdampak pada kehidupan masyarakat, seperti penelitian, pengembangan IPTEK, kewirausahaan dan lainnya.[wid]

  

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya