Berita

foto :net

Olahraga

PBSI Optimis Tim Uber Hanya Di Runner Up

KAMIS, 24 MARET 2016 | 08:56 WIB | LAPORAN:

Jika tim Thomas ditargetkan juara. Sebaliknya untuk tim Uber, PBSI menargetkan posisi runner-up dalam grup C menyusul kekuatan bagus tim Uber Thailand pada nomor tunggal dan ganda.

"Kami akui tim Uber Indonesia tidak sekuat tim Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Tapi dalam permainan beregu, semua kemungkinan bisa terjadi karena Fitriani kemarin bisa mencuri angka dari tim Korea Selatan pada turnamen kualifikasi Piala Uber," ujar Budiharto.

Tim Uber Indonesia juga satu grup dengan tim Uber Bulgaria dan tim Uber Hong Kong. Tim putri Indonesiai itu terdiri dari Maria Febe Kusumastuti, Hanna Ramadini, Fitriani, Gregoria Mariska, Greysia Polii, Nitya Krishinda Maheswari, Anggia Shitta Awanda, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Della Destiara Haris, dan Rosyita Eka Putri Sari.


"Kami memang perlu memantapkan pasangan putri pelapis Greysia/Nitya yaitu Ketut/Anggia dan Della/Rosyita. Kami akan menyeratakan mereka dalam beberapa turnamen pada dua bulan menjelang final Piala Uber agar menjadi bekal pertandingan," ujar Budiharto.

Legenda bulu tangkis Indonesia pada nomor ganda Christian Hadinata mengatakan pasangan-pasangan putri pelapis seperti Ketut/Anggia maupun Della/Rosyita tidak dapat terus berlindung di balik nama besar Greysia/Nitya.

"Mereka seringkali merasa belum waktunya untuk tampil berprestasi. Kita dapat melihat prestasi Praveen Jordan/Debby Susanto pada ganda campuran sebagai pembanding. Selisih prestasi mereka dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidak jauh berbeda saat ini," kata Christian.[wid] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya