Berita

prabowo subianto/net

Prabowo Subianto: Bangsa Indonesia Tidak Boleh Anti Teknologi...

RABU, 23 MARET 2016 | 06:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Prabowo Subianto terkait aplikasi transportasi online yang memicu demonstrasi besar-besaran dan konflik di antara pengemudi taksi di Jakarta, kemarin (Selasa, 22/3) diapresiasi sementara kalangan sebagai pernyataan yang paling menyejukkan.

Pernyataan Prabowo itu disampaikannya saat  melantik pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSI) di Gelanggang Olahraga Senen, Jakarta Pusat.

"Bangsa Indonesia tidak boleh anti teknologi," ujarnya.


"Tetapi jangan dengan kedok modernisasi, kepentingan rakyat banyak dilindas, dimarginalkan, dianggap tidak perlu digubris atau dilindungi. Itu keliru. Menurut saya itu adalah pengkhianatan kepada rakyat," ujarnya lagi.

Menurut Prabowo, dalam situasi dimana negara dan bangsa menghadapi berbagai tantangan kehadiran pemimpin dibutuhkan. Seorang pemimpin yang baik tidak akan membiarkan rakyatnya saling berkelahi satu sama lain.

"Kalau selalu mengatakan ini modernisasi, ini teknologi, kita harus ikut arus, kita harus globalisasi, kita harus bersaing bebas, kalau begitu, ya kita tidak perlu pemimpin," sambungnya.

"Justru kita perlu pemimpin yang baik, kita menghadapi arus modernisasi tapi selalu dengan menjaga melindungi dan mengayomi rakyat yang paling lemah, sodara sodara sekalian," demikian Prabowo. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya