Berita

sabar gorky dan tomy winata/rmol

Politik

Tomy Winata: Tim Ekspedisi Indonesia Raya Harumkan Nama Bangsa

RABU, 23 MARET 2016 | 00:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ekspedisi Indonesia Raya ke Gunung Aconcagua, Argentina, membuktikan keberanian dan persatuan rakyat Indonesia. Ekspedisi ini diperkuat pendaki tunadaksa berkaki satu Sabar Gorky dan lima anggota Korps Marinir TNI Angkatan Laut, serta tiga pendaki sipil yang salah seorang di antaranya adalah wartawan wanita.

"Pesan utama yang dibawa ekspedisi ini adalah solidaritas dan kemanunggalan rakyat Indonesia. Ekspedisi ini membanggakan dan mengharumkan nama bangsa," ujar pengusaha nasional Tomy Winata yang juga pendiri Yayasan Artha Graha Peduli (AGP) dalam pertemuan dengan anggota ekspedisi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa sore (22/3).

Tomy dan Yayasan AGP merupakan pendukung utama Ekspedisi Indonesia Raya selain Kantor Berita Politik RMOL. Pendukung lainnya adalah Matahari Mall dan PT Telkom serta Kementerian Pariwisata.


Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina merupakan yang tertinggi kedua di dunia. Sabar Gorky Cs berangkat ke Argentina pada 18 Februari dan kembali 16 Maret 2016.

Tomy mengatakan dirinya mengikuti pemberitaan pendakian sejak hari pertama, dan ikut larut dalam kisah pendakian yang dramatis.

Kesembilan pendaki hadir dalam pertemuan itu. Mereka adalah Sabar Gorky, Komandan Pendakian Letkol Rivelson Saragih, Kopda Sigit Purwoko, Kopda Imam Rozikin, Praka Erlando B, dan Praka Didik Rudiyanto.Tiga pendaki lain adalah Widya Victoria, Asep Sumantri dan Syatiri Achmad Aswani.

Ramah tamah penyambutan juga dihadiri Dankomar Mayjen TNI (mar) Buyung Lalana, Danpasmar 2 Brigjen TNI (mar) Hasanuddin, Asopdankomar Kolonel (mar) Edi Juardi, Asrenadanpasmar 2 Kolonel (mar) FJH Pardosi. Pemimpin Umum Kantor ‎Berita Politik RMOL yang juga promotor Ekspedisi Teguh Santosa dan Manajer Pendakian Dar Edi Yoga terlihat hadir.

Tomy meminta anggota ekspedisi untuk mempersiapkan diri mendaki Gunung Vinson Massif di Antartika, Gunung Denali di Alaska, USA, dan Everest di Himalaya.

"Yang penting tidak ada anggota tim yang trauma dan mengalami mental trouble. Kalau memang program harus berlanjut, saya support," sambungnya.

Tomy mengingatkan tim untuk memanfaatkan waktu ‎yang ada untuk berlatih sehingga rencana penaklukan seven summit pada 17 Agustus 2017 bisa tercapai.

"Mari berlatih lagi, tirakat harus dilakukan semakin kuat, jangan terlalu banyak santai. Jangan sia-siakan kesempatan," imbuhnya.

‎Tomy menyarankan tim untuk melatih kekuatan otot-otot dan stamina tidak perlu dilakukan di dalam ruangan tertutup. Tim bisa berjalan kaki, misalnya di bibir pantai sambil melakukan kampanye peduli lingkungan kepada masyarakat.

"Ambil sampah, kampanye jangan buang sampah sembarang, bersih-bersih lingkungan, memberi penyuluhan, dengarkan masalah masyarakat, itu lebih bagus," katanya.

Hal penting lainnya, Tomy mengingatkan perlunya sosialisasi masif agar pengibaran Merah Putih oleh Tim Ekpedisi Indonesia Raya di puncak gunung-gunung tertinggi di dunia bisa diketahui secara luas baik oleh publik di Indonesia maupun dunia.

‎"Misalnya, kalau pendakiannya tiga bulan lagi sosialisasi bisa dilakukan tiga kali dalam seminggu, kalau sebulan lagi sosialisasi harus tambah sering dilakukan," jelasnya.

Sementara Dankomar Mayjen Buyung Lalana mengatakan pihaknya akan menyediakan fasilitas training center bagi para pendaki di Mako Cilandak.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan RMOL dan Artha Graha bekerja bersama kami untuk mempererat hubungan TNI dan rakyat dan membuktikan kekuatan semangat rakyat Indonesia," demikian Dan Komar Buyung Lalana.[dem]



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya