Berita

indra bambang utoyo-Sarwono Kusumaatmadja

Politik

Sarwono Kusumaatmadja: Indra Bambang Utoyo Bisa Mengembalikan Martabat Golkar

MINGGU, 20 MARET 2016 | 22:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kian dekatnya waktu pelaksanaan Munas Partai Golkar membuat banyak tokoh Golkar ikut urun rembug tentang siapa figur yang cocok memimpin Golkar di masa mendatang. Salah satunya adalah mantan Sekretaris Jenderal Golkar, Sarwono Kusumaatmadja.

Menurut Sarwono, Partai Golkar hanya akan mampu merebut kembali harkat dan martabatnya sebagai partai besar dan modern jika ketua umum yang terpilih pada Munas nanti mampu membangun sinergi dan kerjasama di antara semua unsur yang selama ini membesarkan partai.

"Hanya dengan sinergi dan kerjasama semua unsur pendukung, Partai Golkar bisa meraih kembali martabatnya sebagai partai besar dan modern," kata dia dalam pertemuannya dengan calon ketua umum Golkar, Indra Bambang Utoyo di kediamannya, kawasan Pancoran, Jakarta, Minggu (20/3).


Atas dasar itulah, mantan menteri Penertiban Aparatur Negara dan Menteri Lingkungan Hidup di era Pak Harto ini menyatakan dukungan atas pencalonan Indra Bambang Utoyo sebagai calon ketua umum Partai Golkar pada Munas mendatang.

"Sebagai kader senior Golkar, saya percaya Indra Bambang Utoyo bisa mengembalikan harkat dan martabat Partai Golkar sebagai partai besar dan modern," katanya.

Sarwono mengatakan dirinya sudah lama mengenal Indra sebagai seorang pejuang partai yang penuh integritas. Oleh karena itu, Sarwono yakin Indra akan mampu membangun sinergi dan menyatukan semua unsur yang ada di tubuh Golkar yang selama ini membesarkan partai Golkar.

"Hanya dengan sinergi dan kerjasama Partai Golkar bisa meraih kembali martabatnya sebagai partai modern," tegasnya.

Menurut Sarwono, figur seperti Indra yang sesungguhnya dibutuhkan Partai Golkar sekarang ini.

"Terus terang, saya salut dengan keputusan Indra untuk maju mencalonkan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Dan saya mendukung keputusan itu karena saya tahu Indra adalah seorang pejuang yang penuh integritas," ujarnya.

Oleh karena itu, alumni Fakultas Teknik Sipil ITB tahun 1963 ini berharap seluruh jajaran di tubuh Partai Golkar bersedia membuka diri dan menyadari potensi yang dimiliki adik kelasnya tersebut. Sekedar diketahui, Indra Bambang Utoyo adalah alumni Fakultas Teknik Sipil ITB tahun 1973.

"Saya dukung Indra karena saya percaya dia bisa menyatukan semua unsur yang ada di tubuh Partai Golkar. Oleh karena itu, saya berharap seluruh jajaran Partai Golkar memberikan dukungan kepadanya dengan ikhlas," ujar Sarwono.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya