Berita

net

Politik

Istana: Kunjungan Hambalang Bukan Balasan Untuk SBY

MINGGU, 20 MARET 2016 | 20:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lingkaran Istana membantah anggapan kunjungan Presiden Joko Widodo ke komplek olahraga Hambalang sebagai bentuk balasan atas kritik yang dilontarkan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelumnya, SBY mengkritik langkah pemerintah yang gembar-gembor membangun infrastruktur. Dalam rangkaian Tour de Java, tepatnya di Pati, Rabu (16/3), SBY mengungkapkan bahwa pemerintah sebaiknya tidak menguras anggaran di sektor infrastruktur karena kondisi ekonomi tanah air sedang lesu.

"Tentu tidak benar Presiden Jokowi berkunjung ke Hambalang dikait-kaitkan dengan kegiatan Tour de Java Pak SBY," ujar Jurubicara Presiden Johan Budi Sapto Prabowo dalam talkshow di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Minggu petang (20/3).


Menurut Johan, sebelum berkunjung ke Hambalang, Presiden Jokowi sudah memerintahkan Menpora untuk meneliti mengenai kemungkinan pembangunan wisma atlet Hambalang dilanjutkan.

"(Sikap) presiden sudah clear ingin menyelamatkan aset Hambalang. Jadi, sama sekali tidak ada sahut menyahut antara Presiden Jokowi dengan Pak SBY," imbuh Johan.

Presiden Jokowi, lanjut Johan, pada prinsipnya menghormati kritikan SBY sepanjang kritikan tersebut berguna bagi perbaikan kedepan. Dia pun menyatakan hubungan Jokowi dengan SBY baik-baik saja.

"Tidak ada persoalan," tukas Johan.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya