Berita

ilustrasi/map

Dunia

Maroko Bantu Latih Imam Dan Juru Dakwah Rusia

MINGGU, 20 MARET 2016 | 18:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Federasi Rusia dan Kerajaan Maroko baru-baru ini menandatangani sebuah kesepakatan kerjasama di bidang pengembangan agama Islam. Maroko akan membantu Rusia melatih imam-imam dan juru dakwah di negeri beruang putih itu.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan hari Kamis (17/3) di Kremlin, antara Menteri Agama Maroko  Sheikh Ahmed Tawfiq dan Ketua Dewan Mufti Rusia Raphael Ghainotodine, disaksikan Raja Muhammad VI dan Presiden Vladimir Putin.

Dalam kesepakatan disebutkan bahwa Rusia akan mengirimkan imam-imam dan ulama mereka ke Institut Imam dan Ulama Muhammad VI di Maroko.


Institut ini merupakan bagian dari upaya menjaga tradisi Islam moderat dan melahirkan imam serta juru dakwah yang dapat memerangi fundamentalisme dan ekstremisme.

Selain murid-murid dari Maroko yang berjumlah sekitar 250 orang, saat ini sejumlah murid di Institut tersebut juga berasal dari Mali (212), Tunisia (37), Guinea (100), Pantai Gading (75) dan Prancis (23).

Sebanyak 20 juta Muslim tinggal di Rusia, dan Islam merupakan agama terbesar kedua di negara itu. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya