Berita

sapta nirwandar/net

Sapta Nirwandar: Sabar Gorky Ikut Membuka Mata Dunia

SABTU, 19 MARET 2016 | 11:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keberhasilan Sabar Gorky mendaki gunung-gunung tinggi di dunia harus diapresiasi karena memiliki peran yang signifikan bagi sektor wisata nasional.

Sabar Gorky membuat pendaki-pendaki gunung mancanegara semakin tertarik untuk berkunjung ke Indonesia dan menjajal gunung-gunung tinggi yang ada di negeri ini.

Demikian disampaikan Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata, Sapta Nirwandar, dalam perbincangan di ruang tunggu VIP TVRI, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Sabtu pagi (19/3). Perbincangan terjadi tanpa sengaja. Sabar Gorky dan promotor Ekspedisi Indonesia Raya Teguh Santosa baru selesai mengisi acara mengenai pendakian Aconcagua, Argentina, sementara Sapta Nirwandar sedang menunggu giliran untuk tampil.


Melihat Sabar Gorky, mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu langsung memberikan apresiasi.

Menurutnya, Sabar bisa mendongkrak sektor sport tourism atau wisata olahraga di tanah air bagi pendaki-pendaki mancanegara.

"Gunung tinggi yang kita punya cukup banyak, dan bila dikelola dengan baik bisa menjadi atraksi yang mengundang turis asing, khusunya pendaki gunung. Mas Sabar ini berperan besar dalam membukakan mata dunia terhadap gunung-gunung yang kita punya," ujarnya.

Sebelumnya, Sabar mengatakan, banyak pendaki yang dia temui di Aconcagua tertarik pada Piramida Carstensz di Papua. Sabar dan anggota Korps Marinir TNI AL mendaki Carstenzs pada bulan Agustus 2015 lalu.

"Secara umum, bagi saya sejauh ini medan pendakian Carstensz lebih sulit. Cerita saya tentang Carstensz membuat kawan-kawan pendaki gunung dari negara lain tertarik dan ingin berkunjung," ujarnya.

Selain Carstensz dan Aconcagua, Sabar Gorky juga sudah mendaki Elbrus di Rusia dan Kilimanjaro di Tanzania pada tahun 2011.

Sementara Teguh mengatakan, dalam pertemuan dengan Menko Maritim dan Sumber Daya, Jumat sore (18/3), Menko Rizal Ramli mengatakan, pemerintah akan mengkaji kemungkinan membuka jalur pendakian untuk umum tanpa melalui fasilitas PT Freeport demi memudahkan para pendaki dalam dan luar negeri menjajal alam Carsztensz.

"Semoga hal ini bisa segera dilakukan mengingat animo pendaki gunung semakin tinggi untuk mendatangi Carstensz," ujarnya. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya