Berita

Muhammad E Irmansyah

Bisnis

Jokowi Harus Copot Amin Sunaryadi Yang Jadi Jubir Inpex dan Shell

JUMAT, 18 MARET 2016 | 12:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kelancangan Kepala SKK Migas Amin Sunaryadi mengancam Presiden Joko Widodo untuk segera memutuskan pengelolaan blok Masela menambah daftar nama pejabat yang rela menggadaikan integritasnya kepada kepentingan asing.

‎"Meminjam kata iklan, ruarrr biasaa! Pejabat bangsa ini untuk kepentingan asing bisa kehilangan integritasnya. Telah cukup lama lekat di pandangan masyarakat Sudirman Said berlaku sebagai jubirnya Freeport. Peran ini kini dilakoni Amin Sunaryadi. Dia bertindak seolah-olah sebagai juru bicaranya Inpex dan Shell," ujar Muhammad E Irmansyah dari Forum Peduli Masela kepada redaksi, Jumat (18/3).

‎Irmansyah mensinyalir Amin membohongi publik.‎ Amin Sunaryadi tega mengambil kesimpulan bahwa Inpex dan Shell memangkas tenaga kerjanya dan pekerjaan gas Blok Masela mundur 2 tahun disebabkan adanya desakan kilang Blok Masela di darat.


‎"Pengelabuan fakta oleh Amin Sunaryadi sangat keterlaluan. Semua juga tahu Inpex dan Shell belum memiliki calon pembeli gas sehingga sampai saat ini belum ada satupun asuransi yang berani memberikan jaminan," katanya

‎Kalau calon pembeli gas belum ada maka POD (Plan Of Development) belum bisa disetujui. Karena POD belum disetujui maka tidak ada eksekusi pengembangan. Dan bukankah jika belum ada eksekusi pengembangan berarti belum ada pekerjaan fisik di lapangan.

‎"Jika tidak ada pekerjaan maka dilakukan pengurangan jumlah pekerja. Jadi intinya (penyebab pengurangan karyawan oleh Inpex dan Shell) adalah karena situasi harga minyak dunia yang rendah sehingga tidak masuk keekonomian, dan belum adanya calon pembeli gas jangka panjang," ulasnya.‎

Selain itu, kata dia ementara itu, kata dia, sebagai Ketua SKK Migas, Amin sudah pasti tahu saat ini harga gas dunia anjlok sehingga mengakibatkan banyak pengembangan proyek LNG di dunia seperti di negara Brasil, Columbia, Norwegia, Puerto Rico dan Australia, ditunda. Pengamat migas internasional Dr. Fesharaki menyatakan bahwa sebagian besar proyek LNG akan ekonomis di harga minyak antara USD 80-90 /barel namun saat ini harga turun bebas ke kisaran USD 30-40/barel.

 â€Ž"Sebagai masyarakat yang peduli terhadap nasib bangsa dan menjaga kekayaan sumber daya alam, kami sangat kecewa dengan kualitas dan integritas Amin Sunaryadi. Dia sangat layak dicopot oleh Jokowi dari Ketua SKK Migas," demikian Irmansyah.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya