Berita

Fary Djemy Francis/net

Politik

Inilah Alasan Komisi V Bentuk Panja Dana Desa

JUMAT, 18 MARET 2016 | 07:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi V DPR akan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) Pemanfaatan Dana Desa. Panja Dana Desa dimaksudkan agar pemanfaatan dana desa digunakan sebesar-besarnya untuk masyarakat desa.

"Kami telah melakukan kunjungan ke beberapa desa. Kami mendapat informasi terjadi kebolongan-kebolongan dalam pemanfaatan dana desa itu. Dan banyak pula masyarakat desa yang tidak tahu mengenai dana desa, yang tahu hanya para elit-elit di tingkat desa. Untuk itu secara tegas Komisi V bersama-sama akan membentuk Panja Pemanfatan Dana Desa," kata Ketua Komisi V, Fary Djemi Prancis Fary, Jumat (18/3).

Menurut Fary, pembentukan Panja ini penting, karena untuk tahun 2016 ini, dana desa yang dikucurkan meningkat hampir 100 persen,


"Dana yang dikucurkan untuk dana desa sekarang meningkat dari Rp 20,9 triliun menjadi Rp 47 triliun untuk tahun 2016. Itu naik sampai 100 persen," terangnya.

Jadi untuk tiap desa, jelas Fary, untuk tahun 2016 mendapat hampir Rp 700 hingga Rp 800 juta perdesa.

"Tahun 2015 lalu perdesa kurang lebih 200 sampai 300 juta. Sekarang meningkat. Jadi jangan main-main, ini dana cukup besar," tegas politisi Gerindra ini.

Lebih lanjut, Fary menambahkan, bahwa Komisi V akan terus memantau secara langsung pemanfaatan dana desa ini, dan berharap dana desa dimanfaatkan oleh masyarakat desa itu sendiri dengan baik dan tepat sasaran. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya