Berita

salaheddin mezouar dan ban ki-moon/net

Dunia

Ditegaskan, Protes Keras Maroko untuk Ban Ki-moon Secara Pribadi

JUMAT, 18 MARET 2016 | 06:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Kerajaan Maroko menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki masalah dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Kritik dan protes keras yang disampaikan beberapa waktu belakangan ini ditujukan kepada Ban Ki-moon secara pribadi yang kini masih menjabat sebagai Sekjen PBB.

Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Maroko, Salaheddine Mezouar, dalam jumpa pers di New York, Kamis (17/3).

Menurutnya, reaksi masyarakat dan pemerintah Maroko terhadap Ban Ki-moon sangat logis, karena Ban Ki-moon bertindak di luar kewenangan dan tanggung jawab sebagai Sekjen PBB, dan perbuatannya itu mengancam dan merugikan Maroko.


Dihadapkan pada blunders yang berulang Ban Ki-moon saat mengunjungi kawasan, serta tindakannya yang tidak sesuai dengan tanggung jawab dan misi Sekjen PBB yang memintanya menjalankan tugas dengan kesetaran dan objektivitas, logis bila ada reaksi dari pemerintah Maroko yang menyampaikan protes keras melawan ekses dari tindakannya,” ujar Mezouar.

Dia menambahkan, Sekjen PBB bekerja untuk mempengaruhi publik opini internasional dan Dewan Keamanan PBB berdasarkan pendapat pribadi.

Diplomat senior Korea Selatan itu, sambung Mezouar, bertindak lebih buruk lagi dengan mengarahkan situasi ke arah konfrontosasi antara Maroko dan PBB untuk menjustifikasi tindakan yang tidak dapat dijustifikasi.

Mezouar juga mengatakan, dalam pertemuan antara dirinya dengan Ban Ki-moon pada hari Senin lalu, dirinya sudah menyampaikan kecaman keras itu.

Saya juga sudah menghubungi mayoritas negara anggota Dewan Keamanan PBB tentang penyalahgunaan kewenangan ini,” demikian Mezouar. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya