Berita

Fadli Zon/net

Fadli Zon Belum Pernah Dengar Orang Jualan Sembako Bisa Bangkrut

KAMIS, 17 MARET 2016 | 08:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengapresiasi langkah Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur yang mengalokasikan anggaran Rp 10-15 milar untuk menyerap gabah petani.

"Langkah yang dilakukan Pemkab Ponorogo ini sudah seharusnya juga diikuti Pemda lain. Kebijakan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan membangun kedaulatan pangan di wilayahnya," ujar Fadli yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) ini, Kamis (17/3).

Sebagai tindaklanjutnya, Fadli  mendorong agar Pemda membentuk BUMD Pangan. Menurutnya, pembentukan BUMD Pangan dapat menyerap hasil panen petani dengan harga pokok penjualan (HPP), sehingga petani terjamin, hasil panennya terbeli dengan harga yang menguntungkan. Petani untung dan BUMD juga pasti untung.


"Dengan pembentukan BUMD Pangan, juga menjamin keberlanjutan anggaran untuk menyerap gabah petani di tahun berikutnya karena anggarannya berputar dan menguntungkan BUMD," tegas wakil ketua umum Partai Gerindra ini.

Fadli berkeyakinan bahwa BUMD Pangan akan menguntungkan dan penting untuk dibentuk.

"Pasti untung. Saya belum pernah dengar orang jualan beras atau sembako bangkrut. Kecuali manajemennya buruk sekali. Apalagi yang dijual ini sudah captive market-nya. Minimal dijual ke PNS dilingkungan Pemdanya," ungkapnya.

Untuk penguatan manajemen BUMD Pangan, Fadli menyarankan agar dibangun sinergi dengan Bulog yang sudah malang melintang mengurusi soal ini.

"Toh dengan dibentuknya BUMD Pangan oleh Pemda akan membantu Bulog untuk menyerap gabah petani atau komoditas lain seperti bawang. Jadi sama-sama terbantu dan sama-sama untung karena memiliki tujuan yang sebangun," terangnya.

Ia menambahkan, pembentukan BUMD Pangan juga menjadi penting BUMD Pangan yang dibentuk Pemda pasti lebih dekat secara fisik dan emosional serta tanggungjawab kepada petani di wilayahnya.

"Ini nilai lebih lain dari BUMD Pangan milik Pemda Kabupaten dan Kota," tukas Fadli Zon. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya