Berita

Andi Arief: Penyidik KPK Cukup Bukti Tangkap Ahok

RABU, 16 MARET 2016 | 15:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dugaan keterlibatan Basuki Tjahja Purnama dalam pembelian tanah RS Sumber Waras Jakarta Barat sudah terang benderang.

"Para penyidik KPK sudah merekomendasikan pada pimpinan KPK untuk #tangkappenjarakanahok," kicau Andi Arief di akun Twitter-nya @AndiArief_AA.

"Hasil pemeriksaan dir (direktur) RS Sumber Waras sudah cukup bagi penyidik KPK untuk #tangkappenjarakanahok," sambungnya.


Mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lalu menjelaskan, Direktur Operasional RS Sumber Waras sudah buka mulut kepada petugas KPK bahwa mark up nilai jual objek pajak (NJOP) tanah Sumber Waras merupakan inisiatif Ahok.

Lahan dibeli dari pihak Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) menggunakan NJOP di Jalan Kiai Tapa dengan harga Rp 20.755.000 per m2, padahal faktanya lokasi tanah yang dibeli berada di Jalan Tomang Utara yang harga NJOP-nya Rp 7,44 juta per m2.

"Awalnya, dir operasional RS Sumber Waras bilang NJOP yang menetapkan Walikota Jakbar, setelah didesak akhirnya akui itu ide Ahok via Kartini," beber Andi Arief.

Kartini yang dimaksud Andi Arief adalah Kartini Muljadi, Ketua Kesehatan Sumber Waras. Forbes pernah menempatkan konglomerat taipan itu sebagai orang terkaya nomor 19 di Indonesia. Ibu dari 3 anak ini menurut Forbes, mempunyai kekayaan mencapai US$ 1,42 juta atau mencapai Rp 14,2 triliun.

Menurut Andi Arief, Direktur Operasional RS Sumber Waras, N, adalah pihak yang pertama kali diminta Kartini mengajukan penawaran tanah kepada Pemprov DKI lalu diminta memperbaiki surat penawaran atas nama YKSW.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya