Berita

fadli zon/net

Fadli Zon: Petani Pasti Rugi Bila Bulog Tak Aktif Serap Gabah Saat Panen

RABU, 16 MARET 2016 | 09:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pada bulan Maret-April tahun ini, sebagian daerah sentra padi sudah memasuki musim panen. Karena itu, Bulog harus membeli gabah petani secara aktif.

"Bulog harus aktif turun langsung ke petani menyerap gabah petani. Begitu juga Pemda Kabupaten/Kota harus aktif serap gabah petani sebagai wujud perlindungan kepada petani," kata Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), Fadli Zon, beberapa saat lalu (Rabu, 16/3).

Menurut Fadli Zon, penyerapan harus dilakukan langsung ke petani agar harga tidak di atas HPP. Dan petani bisa menikmati HPP. Sementara kalau lewat peyambung satu atau dua rantai maka sudah dipastikan akan diatas HPP dan ini tidak dinikmati petani, dan yang untung rantai satu dan dua.


"Lebih parahnya lagi, bila Bulog dan Pemda tidak aktif menyerap gabah petani saat panen, maka bisa dipastikan harga gabah di tingkat petani akan anjlok dibawah HPP. Petani pasti rugi." tandas Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, apa yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Ponorogo dengan mengalokasikan sejumlah dana untuk membeli gabah langsung ke petani harus jadi contoh.

"Eloknya setiap pemda mengalokasikan dana sejumlah tertentu seperti Ponorogo. Petani terlindungi dan dapat menikmat untung dengan pembelian sesuai HPP. Ini akan semakin bagus bila tercipta sinergi antara Bulog dengan Pemda dalam menyerap gabah petani secara aktif," ungkap Fadli.

"Mungkin perlu dibentuk forum kedaulatan pangan disetiap kabupaten dan kota untuk musyawarahkan rencana penyerapan gabah petani diwilayahnya yang beranggotakan Bupati, Dinas Pertanian, Bulog, dan organisasi tani setenpat," sambung Fadli Zon mengusulkan. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya