Berita

bnn

Gerindra Dukung BNN Tangkap Kepala Daerah Lain Pemakai Narkoba

SELASA, 15 MARET 2016 | 15:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Gerindra mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN). Gerindra mengacungkan jempol kepada BNN di bawah pimpinan Komjen Pol Budi Waseso yang berani menangkap oknum kepala daerah yang mengkonsumsi narkoba.

Tim BNN menggerebek Bupati Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), Ahmad Wazir Nofiandi terkait penyalahgunaan narkoba, Minggu (13/3). AWN adalah kepala daerah yang baru dilantik pada 17 Fabruari lalu. Ia terpilih pada pemilihan langsung Pilkada serentak 2015.

"Ke depan BNN jangan takut tangkap kepala daerah yang lain yang juga sudah menjadi rahasia umum terindikasi menggunakan narkoba. Mau itu kelas bupati, gubernur atau pejabat tinggi negeri ini. Harus ada shock terapi," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, Selasa (15/3).


Lanjut Andre, rencana Presiden Jokowi akan meningkatkan status BNN menjadi setingkat kementerian dapat segera direalisasikan untuk dibahas antara Pemerintah dengan DPR.

Gerindra, kata Andre, mengakui jika perang terhadap narkoba saat ini belum begitu optimal karena alat dan fasilitas yang dimiliki BNN kurang memadai.

"Kalau perlu Pemerintah menambah kewenangan penyadapan untuk pemberantasan narkoba. Gerindra mendesak agar Pemerintah dan DPR harus segera membahasnya dan segera merealisasikannya. Kinerja Budi Waseso harus terus didukung, jadi BNN nanti bisa sekelas kementerian," tukasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya