Berita

Rio Haryanto menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla:net

Olahraga

JK Janji Akan Telepon Calon Sponsor

Cari Dana Untuk Rio Haryanto
SELASA, 15 MARET 2016 | 08:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sebelum memulai balapan Formula 1 di GP Australia 20 Maret mendatang. Rio Haryanto menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Ditemani Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Direktur Pertamina Dwi Soetjipto, pebalap asal Surakarta, Jawa Tengah itu diterima dengan hangat selama 30 menit, di kan­tor Wapres, kemarin.

Pada pertemuan tersebut, mantan Ketum Golkar itu memuji keberhasilan Rio me­nembus F1, dan menyemangat­inya untuk bisa mengharumkan nama Indonesia.


Dalam perbincangan den­gan Rio, JK baru mengetahui bahwa hanya ada 22 pem­balap F1 di dunia pada setiap musimnya.

"Artinya jauh lebih mudah jadi presiden daripada jadi pe­balap. Merah Putih berkibar di luar negeri hanya ada dua ala­san. Pertama kalau ada kepala negara yang datang dan kedua karena olahraga," kata JK.

Soal biaya yang diperlukan Rio di F1, JK berjanji akan berusaha mencarikan bantuan dari BUMN atau perusahaan swasta lainnya. "Nanti saya akan telepon langsung dan berusaha apa yang ingin kita capai," tutur JK.

Persoalan anggaran yang dihadapi Rio membuatnya diremehkan. Beberapa waktu lalu, mantan pembalap F1 dari tim Minardi, Robert Doornbos mengatakan, Rio bisa berlaga di F1 hanya karena bantuan fin­ansial kuat atau berani bayar.

Akhir pekan nanti, Rio akan unjuk gigi di GP F1 Australia. Di Sirkuit Albert Park itu men­jadi kesempatan pebalap berusia 23 tahun itu tampil baik untuk menjawab kritikan pedas yang diarahkan kepadanya. ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya