Berita

paus fransiskus/net

GP Ansor Dukung Kedatangan Paus Fransiskus Ke Gunung Kidul

SELASA, 15 MARET 2016 | 10:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Usulan Asian Youth Day 2017 (AYD) digelar di Gunung Kidul dengan rencana dihadiri Paus Fransiskus mendapat dukungan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yogyakarta.

"Saya menyambut sukacita jika Paus Fransiskus berkunjung ke Gunung Kidul," kata Wakil Ketua GP Anshor Yogyakarta, Amminuddin Aziz, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 15/3).

Dalam berbagai pemberitaan di media, ungkap Aziz, kedatangan Paus Fransiskus selalu membawa kebaikan dan perubahan. Misalnya, pertama, Paus Fransiskus sendiri merupakan sosok pribadi pemimpin Vatikan, namun turut memperjuangkan kemerdekaan Palestina.


"Kedua, kedatangan Paus Fransiskus sudah pasti akan menjadi berkah dan keuntungan berlipat bagi Gunungkidul," ujar Aziz.

Aziz meyakini, jika Paus jadi mengunjungi Gunung Kidul maka itu merupakan suatu kehormatan bagi warga kabupaten termiskin di DIY tersebut. Gunung Kidul yang miskin akhirnya mendunia karena Paus.

"Dan saya meyakini kemiskinan Gunung Kidul akan terhapus dengan kehadiran Paus," ungkapnya.

Bahkan Aziz yang aktivis Forum Lintas Iman Gunungkidul itu juga menawarkan beberapa pondok pesantren yang cocok untuk disambangi oleh Paus. Kata dia, ada beberapa ponpes yang memang sudah biasa menjadi live-in bagi calon biarawan, biarawati dan juga pendeta dan calon bikku.

"Yang diusulkan oleh Pemuda Katolik Komcab Gunung Kidul agar AYD diadakan di kabupaten ini, pasti bukan hanya karena urusan agama tetapi sudah pasti urusan kehidupan masyarakat Gunung Kidul seluruhnya," ungkap Aziz.

Usulan Gunung Kidul sebagai tempat penyelenggaraan AYD dicetuskan oleh Endro Guntoro, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Gunung Kidul pada pekan lalu.  [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya