Berita

Politik

Demokrat Tak Akan Capreskan Lagi SBY

SENIN, 14 MARET 2016 | 10:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL.  Partai Demokrat menanggapi santai dorongan sejumlah kalangan agar Susilo Bambang Yudhoyono kembali maju mencalonkan diri pada Pilpres 2019 karena memiliki popularitas yang tinggi.

"Saya tegaskan, Pak SBY sudah 10 tahun menjadi presiden atau dua periode. Dan tentunya itu cukup jadi alasan bagi SBY untuk tidak maju kembali sebagai presiden," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhono, seperti dikutip dari rubrik Blak-Blakan Harian Rakyat Merdeka edisi Senin (14/3).

Ibas menegaskan pihaknya tidak menampik kalau masyarakat masih banyak yang mengelu-elukan, menghormati, mengagumi dan berharap SBY maju kembali namun secara undang-undang tidak memungkinkan.


"Dan kami mengikuti aturan yang berlaku," kata anak bungsu SBY itu.

Bagaimana dengan Ani Yudhoyono yang juga banyak dijagokan untuk maju bertarung? Ibas mempersilahkan untuk menanyakannya secara langsung kepada sang ibunda. Tapi diakuinya, banyak kader Demokrat yang berpikiran Ani layak diusung pada pilpres. Selain ibunya, kata Ibas, politisi Demokrat yang juga pamannya, Pramono Edhie, juga disebut-sebut layak untuk diusung.

"Atau kami ambil lagi tokoh-tokoh yang dulu sempat ikut konvensi capres Partai Demokrat di tahun 2014. Tapi yang pasti, kami masih menggodok nama-nama tersebut. Termasuk membuka peluang di luar nama-nama itu, misalnya seorang Gubernur yang mum­puni atau anggota DPR yang juga layak," demikian Ibas.[dem] 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya