Berita

Politik

Publik Anggap Akom Paling Layak Pimpin Golkar

MINGGU, 13 MARET 2016 | 19:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi Golkar Ade Komaruddin secara resmi sudah menyatakan maju pada pemilihan ketua umum Golkar pada munas yang akan digelar tidak lama lagi. Dibandingkan kandidat lainnya, publik menganggap Akom paling layak dan pantas memimpin beringin.

Hal ini sebagaimana terpotret dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN). Survei ‎akseptabilitas calon ketum golkar ‎dilakukan LSIN dalam rentang waktu 15-29 Februari 2016, melibatkan 1.200 responden dari 34 Provinsi di Indonesia.

‎"Pada saat responden diajukan pertanyaan siapa tokoh yang layak dan pantas memimpin Golkar saat ini? Sebagian besar responden, 12,5% menjawab Ade Komaruddin," ujar ‎Direktur Eksekutif LSIN, Yasin Mohammad, ‎dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (13/3).


‎Pesaing kuat Akom adalah Idrus Marham. Sebanyak 10,8% responden menganggap Idrus figur yang pantas memimpin Golkar.‎‎‎

‎"Kemudian, 9,1% responden menyatakan Abu Rizal Bakrie yang layak memimpin Golkar, Jusuf Kalla 8,7%, Agung Laksono 7,7% dan Akbar Tandjung 7,5%," ulas ‎Yasin, yang menjelaskan survei menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan tingkat kepercayaan 95% dengan m‎argin of error sebesar ± 3,2%.

‎Dari hasil survei juga diketahui, Airlangga Hartarto yang sudah mendeklarasikan diri maju merebut Golkar 1 kurang mendapat sorotan publik. Hanya 6,9% responden menyatakan Airlangga pantas memimpin Golkar. K‎emudian secara berurutan menyusul di belakang Airlangga, Priyo Budi Santoso sebesar 6,8%, Setya Novanto 6,5%, Azis Syamsudin 5,6%, Agus Gumiwang 4,4%, Agun Gunandjar 4,1%, Tommy Suharto 2,7%, Syahrul Yasin Limpo 2,5%, Mahyudin 2,0%, dan Alex Noerdin 1,7%.‎

‎Merujuk pada hasil survei ini, Yasin Mohammad  mengatakan jika skenario Partai Golkar mulus bahwa akan menghadirkan sosok tokoh muda di pucuk pimpinan, maka persaingan ketat kemungkinan bakal terjadi antara Akom dan Idrus Marham. Kedua tokoh muda tersebut adalah sosok penting di Partai Golkar dan memiliki basis dukungan DPD-DPD Golkar bersama dengan masing-masing kelompoknya.

‎Kedudukan Akom sebagai ketua DPR RI, katanya, emenjadi keuntungan tersendiri dengan dukungan kuat dari sebagian kelompok ARB. Tetapi Idrus Marham yang posisinya sebagai Sekjen Partai Golkar menguntungkan untuk memuluskan jalannya menuju pucuk pimpinan Partai Golkar.

‎"Nah, calon lain seperti Airlangga Hartarto, Priyo Budi Santoso, Setyo Novanto bisa menjadi kuda hitam dan tidak menutup kemungkinan mengamabil pengaruh dukungan di tengah panasnya persaingan," tukasnya.‎[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya