Berita

risma/net

Politik

Pernyataan Risma Soal Nafsu Jabatan Hal Wajar

MINGGU, 13 MARET 2016 | 11:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bahwa calon kepala daerah yang maju dari jalur independen mempunyai nafsu mencari jabatan dinilai wajar dan biasa saja.

Sebelumnya, Risma mengungkapkan alasan kenapa dirinya maju melalui partai politik karena kalau melaui jalur perseorangan dirinya dianggap bernafsu mencari jabatan. Hal ini diungkapkannya mengomentari polemik majunya kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lewat jalur independen di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

"Kita harus lihat dulu konteks Risma ngomong seperti itu apa. Tapi yang pasti Mahkamah Konstitusi sudah mengesahkan jalur independen sah dan sesuai dengan undang-undang," ujar Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi ( Perludem) Titi Anggraini kepada wartawan, Minggu (13/3).


Bahkan menurut dia, MK mempermudah calon kepala daerah yang ingin maju sebagai calon independen. Bila sebelumnya harus mengumpulkan dukungan minimal 7,5 persen dari jumlah penduduk di suatu daerah, kini calon independen hanya dibebani 7,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT).

"Calon independen sebagai fenomena biasa dan tidak ada upaya untuk melakukan deparpolisasi. Kalau memang kader partai ya sebaiknya dari partai. Tapi kalau dukungan masyarakat banyak ya lebih baik jalur independen," kata Titi.

Lagi pula, tambah Titi, selama ini belum ada hasil kajian yang komprehensif mengenai kualitas kepala daerah yang maju dari independen lebih bersih dari pada yang maju lewat parpol atau sebaliknya.

"Harus dikaji dulu secara mendalam. Tapi yang penting lewat jalur apapun, calon kepala daerah harus bersih dari korupsi dan peduli kepada rakyat," tukasnya. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya