ilustrasi/net
ilustrasi/net
Manuver yang dilakukan Singapura dan antek-anteknya, termasuk yang ada di Indonesia, dilatarbelakangi besarnya dana yang selama ini justru 'dinikmati' rakyat Singapura untuk memajukan perekonomian negeri berpenduduk 5 juta itu. Mereka khawatir bank-bank besar Singapura akan runtuh karena kehiangan likuiditas.
Dengan demikian, menurut pengamat ekonomi Aviliani, pemerintah dan DPR baiknya mempercepat pemberlakuan tax amnesty di Indonesia. Jika tidak dilakukan dalam waktu dekat, selain Singapura, negara-negara lain yang selama ini juga menjadi penampungan uang orang Indonesia akan ikut melakukan kampanye negatif.
Populer
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
UPDATE
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36