Berita

Hidayat Nur Wahid

Hidayat: Ibu-ibu BKMT Jangan Dipandang Sebelah Mata

SABTU, 12 MARET 2016 | 11:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Harus diakui Indonesia saat ini banyak mendapatkan pujian internasional. Misalnya, Indonesia baru-baru ini dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI) 2016.

Namun, tidak bisa disangkal juga, banyak masalah dan kedaruatan di dalam negeri antara lain soal korupsi, radikalisme, darurat narkoba. Semua itu butuh kerja sama semua pihak untuk menyelesaikannya. Pemerintah dalam hal ini jangan menafikan peran ormas di Indonesia salah satunya Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).

Ormas seperti BKMT yang sebagian besar anggotanya adalah kaum ibu jangan dipandang sebelah mata. Partisipasi aktif anggota BKMT dalam kiprahnya ikut sebagai elemen solutif dalam berbagai kedaruratan bangsa sangat penting. Mereka bisa menekankan atau mengajarkan anak-anaknya di rumah agar waspada narkoba dan waspada pengaruh radikalisme.


Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, usai mengikuti acara Tasyakur Akbar Milad ke-35 Tahun BKMT, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/3).

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi peran aktif dan positif BKMT di tengah-tengah masyarakat.  Sebagai umat Islam BKMT harus terus berupaya memunculkan Islam yang baik dan bermanfaat untuk semua, sebab Islam adalah rahmatan lil alamin, sudah cukup nama Islam rusak karena oknum-oknum yang melakukan kejahatan dan kekerasan atas nama Islam," katanya.

BKMT, lanjut Hidayat, harus menjadi salah satu garda terdepan dalam upaya bangsa ini keluar dari kompleksitas masalah yang terus mendera.

Tasyakur Akbar ini adalah acara silaturahmi besar sekitar ribuan anggota BKMT se-JaDeTaBek dan perwakilan BKMT di seluruh wilayah Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum BKMT Tutty Alawiyah, tokoh-tokoh nasional dan perwakilan negara-negara sahabat seperti Arab Saudi, Australia, dan Thailand. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya