Berita

ilustrasi/net

Kilang Terapung Petronas Malaysia Siap Dioperasikan

KAMIS, 10 MARET 2016 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Petronas Malaysia, secara resmi, siap menggunakan floating liquefied natural gas (FLNG) atau kilang terapung.

Peresmian ini digelar bersama dengan Mitra strategis Petronas, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME) dan Technip di galangan kapal DSME di di Okpo, Korea Selatan, Senin lalu (7/3).

Petronas FLNG Satu ini dipancangkan di lapangan gas Kanowit Malaysia, sepanjang 180 kilometer atau 112 mil di lepas pantai Sarawak. Kilang ini memiliki kapasitas untuk memproduksi 1,2 juta ton LNG per tahun. Diyakini, hal ini membantu upaya Petronas  dalam rangka membuka cadangan gas di Malaysia.


Menurut Presiden Petronas, Datuk Wan Zulkiflee Wan Ariffin, fasilitas LNG terapung ini menandakan prestasi terobosan, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi Malaysia. Ini merupakan bukti kemampuan rekayasa Petronas dan mitra-mitranya.

"Hari ini, kami telah mendorong batas-batas dan berbalik aspirasi teknologi kami memiliki pabrik LNG di kapal terapung menjadi kenyataan," kata Datuk Wan Zulkiflee, sebagaimana dilansir situs Maritime-Executive.

PFLNG Satu ini diharapkan sudah siap beroperasi pada kuartal kedua 2016. PFLNG ini juga diharapkan bisa menjadi jalan bagi peluang untuk menghasilkan sumber gas dari jarak jauh dan kawasan pinggiran. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya