Berita

ilustrasi/net

Politik

Zolimi RR, JK Mau Indonesia Hancur

SELASA, 08 MARET 2016 | 10:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo kembali pulih setelah Rizal Ramli (RR) masuk kabinet. Karena itu, sikap Wapres Jusuf Kalla yang menyerang RR sungguh mengherankan.

"JK mau Jokowi gagal, tidak mau kinerja pemerintahan membaik. JK dengan nyata menzolimi RR yang selama berada di kabinet membuat kebijakan-kebijakan untuk mewujudkan Nawacita dan Trisakti," ujar Koordinator Forum Komunikasi Alumni antar Perguruan Tinggi Se Indonesia (Forkapti), Syafril Sjofyan kepada redaksi, Selasa (8/3).

Syafril mengingatkan jelang Pilpres 2014 lalu JK pernah mengatakan Indonesia hancur bila dipimpin Jokowi. ‎Tapi saat ini terbukti JK yang membuat Indonesia hancur. Berbagai manuver dan langkah politiknya terlihat mengangkangi Nawacita dan Trisakti.

Menurut Syafril, selama ini berbagai tindakan JK menunjukkan ‎JK sangat tidak ingin Jokowi sukses mengatasi persoalan-persoalan yang ada. Terbaru, dengan reaktif JK mempersoalkan perubahan nama Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya padahal sebenarnya kementerian yang dipimpin RR itu membawahi kementerian ESDM. Tetapi terkait aspirasi masyarakat Maluku yang menginginkan Blok Masela dikelola di darat, JK diam membisu. Bahkan JK bergeming soal isu aliran dana 1 juta dolar USD ke pejabat yang mendukung skema offfshore Blok Masela.

"Beredar kabar ada cawe-cawe oknum pejabat terkait Blok Masela, tapi kenapa JK diam? Apakah JK jadi bagian dari mereka? Jadi sebenarnya, Indonesia hancur oleh Jokowi atau oleh JK?" sindir Syafril.

Syafril menduga, JK punya motif terselubung. Dia ingin mengangkangi Presiden Jokowi, menghendaki kepercayaan publik terhadap Jokowi hancur, dan pada akhirnya menggeser Jokowi dari RI1. Kalau sudah demikian, JK bisa mengendalikan dengan leluasi kehancuran Indonesia.

"Bagi JK, situasi saat ini dimana kepercayaan publik terhadap Jokowi kembali menguat tidaklah bagus. Makanya, untuk mengembalikan jalan cerita pada skenario yang sudah dibayangkan JK (Indonesia hancur dipimpin Jokowi), RR mesti dihajar dulu," katanya.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya