Berita

jokowi-jk/net

JK Hajar Dulu RR Untuk Langkahi Jokowi

SELASA, 08 MARET 2016 | 08:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa Indonesia akan hancur bila dipimpin oleh Jokowi. Pernyataan ini tentu saja tak lahir dari ruang yang kosong, melainkan didasari oleh motif terdalam.

Jokowi belakangan benar-benar menjadi Presiden. Bahkan Jokowi berdampingan dengan JK, yang kini menjadi Wappres-nya. Berdasarkan rekam jejak dan sejumlah manuver politik, langkah-langkah JK pun terlihat masih seperti dulu saat mendampingi SBY, yaitu melangkahi Presiden.

"Nah kini, kalau Indonesia hancur, dalam arti Jokowi gagal memimpin Indonesia, maka JK-lah yang diuntungkan. Ini akan mengkonfirmasi pernyataan JK yang lama, dan menguatkan posisinya untuk menggeser Jokowi," kata Direktur Eksekutif Aufklarung Institut, Dahroni Agung Prasetyo, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 8/3).


Namun, sambung Agung, belakangan ada sosok bernama Rizal Ramli yang masuk dalam kabinet. Rizal bahkan ditunjuk langsung Jokowi untuk menjadi Menko Maritim dan Sumber Daya. Masuknya Rizal dalam kabinet ternyata memperbaiki kebijakan pemerintah sehingga berdampak pada kepercayaan publik terhadap Jokowi. Rizal dipercaya bisa membantu Jokowi dalam mewujudkan Trisakti dan Nawacita.

Bila Jokowi berhasil mewujudkan Trisakti dan Nawacita, sambung Agung, itu artinya Jokowi memenuhi janji kampanye. Di saat yang sama, artinya, Jokowi behasil memimpin Indonesia, serta tidak seperti yang dinyatakan dan disebutkan JK sebelumnya.

"Bagi JK, tentu saja situasi ini tak bagus. Maka untuk mengembalikan jalan cerita pda skenario yangs udah dibayangkan JK, RR mesti dihajar dulu," demikian Agung. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya