Berita

jokowi/net

Sidang OKI Di Jakarta Harus Digunakan Jokowi Untuk Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

MINGGU, 06 MARET 2016 | 02:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sidang KTT Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI) Ke-5 yang akan dilaksanakan di Jakarta harus dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia.

"Salah satu agenda yang seharusnya disampaikan Indonesia dalam forum tersebut adalah dukungan kemerdekaan untuk Palestina," kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 6/3).

Atas persoalan ini, kata Aboebakar, sebenarnya Presiden dan negara ini memiliki lima tanggung jawab. Pertama tanggung jawab historis, sebab kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 pertama kalinya didukung dan diakui oleh Palestina.


Kedua tanggung jawab politis, sebab Indonesia memiliki tugas untuk mengimplementasikan deklarasi bandung. Salah satunya adalah memberikan kemerdekaan untuk bangsa-bangsa di dunia. Dari 109 negara peserta KAA, saat ini tinggal Palestina saja yang belum memperoleh kemerdekaan.

Ketiga tanggung jawab konstitusional, sebab konstitusi Indonesia mengamanatkan adanya kemerdekaan untuk seluruh bangsa serta mengimplementasikan perdamaian dunia. Oleh karenanya tugas ini seharusnya dilaksanakan melalui forum KTT Luar Biasa tersebut.

Keempat adalah tanggung jawab etis, yang dimiliki oleh Presiden Jokowi sebab sudah menjanjikan akan memperjuangkan kemerdekaan palestina. Janji tersebut telah disampaikan sendiri oleh Jokowi, meskipun saat itu tidak ada yang meminda atau mempertanyakannya.

"Kelima adalah tanggung jawab moral, dimana Indonesia adalah the biggest moslem country, sehingga sudah sewajarnya sebagai saudara tua membantu negara lain yang berpenduduk muslim untuk memperjuangkan kemerdekaannya," demikian Aboebakar. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya