Berita

Megawati Selalu Tanamkan Nilai Satyam Eva Jayate Pada Kader

SABTU, 05 MARET 2016 | 23:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selalu menanamkan nilai Satyam Eva Jayate, suatu nilai yang disampaikan pertama kali oleh Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit. Megawati juga meminta seluruh kepala daerah PDI Perjuangan bisa benar-benar mewujudkan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan.

 "Satyam Eva Jayate yang artinya kebenaranlah yang akhirnya menang, merupakan salah satu nilai yang diyakini PDI Perjuangan," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat memberikan sambutan dalam acara menyambut kemenangan PDI Perjuangan sebanyak  13 daerah dari 19 daerah pilkada di Jawa Timur, di Alun-alun Merdeka, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu malam (5/3).

Syukuran dilaksakan dengan menggelar wayang kulit dengan lakon Gatotkaca Winisuda oleh dalang kondang Ki Anom Suroto. Hasto pun menegaskan bahwa  wayang tidak hanya ekspresi kebudayaan, melainkan juga gambaran ritual kehidupan manusia dalam pergulatan mewujudkan nilai-nilai kebenaran. Hal ini nampak dalam keseluruhan cerita wayang yang berkiblat pada satu nilai bahwa kebenaranlah yang akhirnya menang.


Wayang dengan lakon Gatotkaca Winisuda, lanjut Hasto, menegaskan pergulatan seorang satria yang rela menjalankan tugas, serta membela negara tanpa pamrih dan bersedia menerima tugas membela negara dengan jiwa pengorbanan.
 
"Dengan melihat pagelaran wayang ini kita bisa melihat bagaimana setiap satria hanya akan selamat apabila dia dikawal oleh para punakawan. Punakawan dalam wujud Semar, Gareng, Petruk dan Bagong adalah cerminan dari wong cilik yang sekaligus orientasi dedikasi hidup PDI Perjuangan," papar Hasto.
 
Hasto juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Ngawi terhadap Bupati terpilih Ngawi yang diusung PDI Perjuangan, Budi Sulistiyono, yang mendapatkan dukungan suara hingga 87 persen. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ngawi Budi Sulistiyono mengatakan dukungan besar warga Ngawi sangat disyukurinya.
 
"Saatnya harus mengabdi kepada masyarakat. Bagaimana menyejahterakan masyarakat ke depan," demikian Budi. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya