Berita

IMM Gali Dan Kembangkan Potensi Wirausaha Kalangan Muda

SABTU, 05 MARET 2016 | 07:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar kegiatan Entrepreneur Youth Camp "Menggalang Kekuatan Wirausaha Muda dalam Menyambut Persaingan Global" di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mulai Kamis sampai hari ini, (Sabtu, 5/3).

Acara yang diikuti perwakilan kader IMM dari seluruh Indonesia itu dibuka oleh Asdep Ekonomi Kreatif Kemenko Perekonomian, Hamdan Sementara Rektor UMM Drs. Fauzan, M.Pd yang menjadi keynote speaker.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir sejumlah pembicara dari kalangan bisnis. Seperti Direktur dan Owner Wardah Cosmetics Nurhayati Subakat, Direktur Pandu Logistik Jimmi Krismiardhi, dan Owner Esa Medco Technology Tsalis Rifai, dan trainer SDM nasional yang juga dosen Fakultas Psikologi UMM Yudi Suharsono.


Dalam acara itu, IMM menerapkan tiga pendekatan untuk merangsang jiwa kewirausahaan para peserta.

Yaitu, pertama training motivasi dalam ruangan (indoor) dan luar ruangan (outdoor) untuk membongkar cakrawala berpikir peserta. Kedua, sharing session langsung dengan para pelaku usaha sukses dari berbagai pengusaha nasional dan lokal. Ketiga, kunjungan ke berbagai perusahaan ternama.

Direktur Badan Usaha Milik Ikatan (BUMI) DPP IMM Syamsul Bahri Nasution menjelaskan tujuan pelaksanaan "Entrepreneur Youth Camp" untuk membekali dan mendorong generasi muda agar bisa bersaing di era perdagangan global dan hidup mandiri dengan menjadi seorang entrepreneur.

Karena menurutnya, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seperti sekarang, sebenarnya Indonesia memiliki banyak sekali potensi dan peluang bisnis yang bisa dimaksimalkan. Namun selama ini potensi tersebut justru dimanfaatkan negara lain.

Makanya IMM mengajak agar mahasiswa tidak lagi bergantung dengan lapangan pekerjaan yang semakin sempit tapi justru menciptakan lapangan kerja sendiri. "Mulai dari kecil-kecilan tidak masalah, asalkan dijalankan dengan niat dan tekad untuk berkembang," ungkapnya.

Selain membuka wawasan anggota IMM di bidang kewirausahaan, kegiatan ini juga memberikan gambaran kepada masyarakat jika organisasi kemahasiswaan tidak hanya bicara di tataran akademis saja. "Ini adalah cara baru kami untuk mengajak mengeksekusi ide-ide para mahasiswa khususnya di bidang kewirausahaan untuk dijadikan sebuah aksi," ujarnya.

BUMI IMM bukan hanya bisa memfasilitasi para anggota organisasi IMM, namun juga bisa semua mahasiswa universitas di bawah naungan Muhammadiyah yang ingin berwirausaha. Ia menjelaskan, IMM tidak ingin anggotanya sama sekali buta dengan dunia bisnis. "Makanya kami akan bina dengan menawarkan peluang bisnis dan kerjasama," tandasnya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya