Berita

Tri Rismaharini

Undang Risma, Jayapura Susun Strategi Kota Metropolitan

JUMAT, 04 MARET 2016 | 09:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Membangun infrastuktur kota memang penting. Namun demikian, membangun kualitas warganya juga jauh lebih penting agar kemajuan kota dapat dinikmati oleh warganya.
 
"Untuk apa pemerintah kota membangun infrastruktur maju kalau yang menikmati bukan warganya. Warga asli kota harus menikmati manfaat pembangunan kota, harus menjadi tuan dan nyonya di kotanya sendiri," kata Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Aula Syansoor, Kantor Walikota Jayapura, Papua (Jumat, 4/3).

Kedatangan Risma ke Jayapura ini dalam rangka HUT 106 Kota Jayapura. Dalam acara ini Risma membagi pengalaman dalam mengelola Kota Surabaya dalam sebuah acara talkshow bersama Walikota Jayapura Benhur Toni Mano, di Jayapura. Talk show ini bertajuk "Strategi Jayapura Menuju Kota Metropolitan dengan studi kasus Kota Surabaya."
 

 
Risma meyakinkan bahwa bila ada kehendak kuat dan didasari ketulusan maka semua upaya membangun kota yang dihadapkan pada keterbatasan anggaran akan teratasi.  "Tuhan akan memberi jalan, yang penting kita punya niat dan tulus, semua akan mudah. tinggal kita mau atau tidak," ujar Risma
 
Sementara Walikota Jayapura Benhur menyatakan bahwa perlu bagi jajaran pemerintah Kota Jayapura untuk mengambil nilai positif yang telah dikembangkan Kota Surabaya. "Ibu Risma menjadi salah satu panutan dalam penyelenggaraan pemerintah bersih dan modern, senang kami bisa berbagi pengalaman," ucap Benhur.
 
Setelah talk show, bersama Benhur, Risma membuka gerak jalan umum dan tingkat pelajar di Jalan Entrop Jayapura. Risma mendarat di Bandara Sentani pada Jumat pagi, pukul 07.00 WIB. Ini merupakan pertamakalinya Risma menginjakkan kaki di Tanah Papua. Saat tiba, Risma disambut dengan tarian selamat datang. Dalam prosesi tarian itu, Risma mendapatkan penghormatan menginjak piring adat sebagai simbol sudah menjadi satu keluarga besar.
 
Malam nanti, Risma dijadwalkan akan menghadiri temu kader PDI Perjuangan se Papua. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya