Berita

Hukum

Ivan Haz Sempat Ancam Bunuh Keluarga Korban

KAMIS, 03 MARET 2016 | 08:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Komisi IV DPR Fanny Safriansyah alias Ivan Haz sudah dijebloskan ke dalam sel. Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Ivan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).  

Selain dipukul, korban Toipah yang bekerja sebagai asisten rumah tangga juga diinjak-injak dan ditendang oleh Ivan. Kekerasan yang dialami korban terjadi berulang-ulang. Bahkan anak mantan Wapres Hamzah Haz itu pernah mengancam akan membunuh keluarga Toipah jika dia melaporkan penderitaannya.

Kini Toipah berada dalam perlindungan LPSK dan mendapat pendampingan hukum dari LBH APIK (Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan).


Tim kuasa hukum dari LBH APIK (Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan), Uli Pangaribuan, menjelaskan kronoligi kekerasan yang dialami Toipah. Berikut lengkapnya;

T bekerja dengan Ivan Haz dan istri sejak tanggal 2 Mei 2015. Kekerasan dialami T sejak bulan Juli 2015 dikediamannya di Apartemen Ascot Lantai 14. Disana T bekerja bersama kedua PRT lain yang mengalami hal yang sama.

T mendapatkan kekerasan dari majikannya pasca lebaran pada Juli 2015. Ia mengalami kekerasan berupa dipukul dengan menggunakan kabel, diinjak-injak (dalam kondisi kaki bersepatu), dan ditendang lengannya (dalam kondisi bersepatu).

IH pernah mengancam akan membunuh dan menghabisi keluarga korban T jika berani kabur.

Setelah itu, korban juga  sering dipukul pada bagian kepalanya dengan menggunakan mainan anaknya hingga berdarah. Telinga korban juga sering dipukul oleh IH, karena korban mengelap mainan dengan menggunakan tisu basah.

Setelah pemukulan tersebut, korban tidur dengan kepala terasa sakit. Ia tidur di samping sofa beralaskan kasur tipis. Pelaku mengancam "jika anak saya menangis lagi, saya akan buat telinga kamu berdarah lagi".[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya