Berita

BLOK MASELA

Jokowi Harus Tindak Tegas Anak Buah Yang Dijanjikan Terima 500 Juta Dolar AS

KAMIS, 03 MARET 2016 | 08:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diminta untuk betindak tegas terkait kabar adanya komitmen pengucuran dana 500 juta dolar AS kepada sejumlah pejabat jika skema pengelolaan Blok Masela di Maluku diputuskan di laut.

"Bila kabar itu benar, presiden harus segera mengambil langkah politik dan langkah hukum," ujar Sekjen Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), Sya'roni kepada redaksi, Kamis (3/3).

Langkah politik yang dimaksud Sya'roni adalah, presiden segera memecat siapa pun yang diduga akan menerima suap dari investor Blok Masela. Adapun langkah hukum adalah, melaporkan kasus tersebut kepada KPK agar diusut tuntas.


Jokowi, kata dia, harus bersinergi dengan KPK untuk membongkar isu tersebut agar menjadi terang-benderang.

"Bila memang ada indikasi korupsi maka presiden harus pro aktif memberikan akses seluas-luasnya kepada aparat KPK untuk menjalankan tugasnya," imbuh Sya'roni.

Dia mengingatkan, selama ini korupsi di bidang tambang sangat sulit dibongkar. Bisa jadi karena menyangkut dana dalam jumlah yang sangat besar dan melibatkan pejabat-pejabat tinggi.

"Dan biasanya korupsinya tidak melulu dalam bentuk cash money tapi bisa dalam bentuk pemberian proyek atau saham," demikian Sya'roni.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya