Berita

JELANG MUNAS GOLKAR

Kalau Novanto Bersih, Harusnya Ridwan Bae Tak Reaktif

RABU, 02 MARET 2016 | 18:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Politikus Partai Golkar, Poempida Hidayatulloh, mengkritik anggota Timses Setya Novanto, Ridwan Bae, yang menuding Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melakukan kampanye hitam jelang Munas Golkar.

‎Sebelumnya, JK, yang merupakan  mantan Ketua Umum Golkar, berharap ketua umum partai ke depan harus bebas dari masalah hukum. Pernyataan yang diamini oleh mayoritas politisi Golkar itu justru diserang oleh Ridwan Bae sebagai kampanye hitam kepada Setya Novanto.

‎"Ridwan Bae itu siapa? Apa kontribusinya buat Bangsa dan Negara ini? Kok bisa menuduh JK melakukan propaganda hitàm? Ya publik juga tahu lah kelasnya dia," tegas Poempida di Jakarta (Rabu, 2/3).‎ 

Poempida menegaskan bahwa p‎ada dasarnya figur Ketua Umum Golkar itu memang harus solid dan bersih. Sehingga tidak terjadi masalah citra Partai Golkar ke depan. Dalam konteks itulah pernyataan JK mendapatkan kebenarannya. 

‎"Semua Partai yang ketumnya bermasalah hukum pasti perolehan pemilunya juga bermasalah," kata Poempida.‎

Poempida menilai, apa yang disampaikan JK karena berdasar niat‎ agar Partai Golkar menjadi baik dan berwibawa. Apalagi JK juga tidak pernah membuat pernyataan itu demi tendensi kepada figur tertentu. 

‎"Ini kok malah Ridwan Bae merasa tersinggung? Kalau tidak ada masalah hukum, harusnya yang bersangkutan (Ridwan) tidak perlu reaktif," tegas Poempida. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya